Suara.com - Dua orang karateka menjadi penampil terakhir Indonesia di kompetisi olahraga multicabang se-Asia, Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan (Korsel). Sayangnya, dalam penampilan di Gyeyang Gymnasium itu, masih belum ada di antara mereka yang berhasil mempersembahkan medali tambahan.
Di nomor kumite putri kelas 50 kg, hari ini tampil karateka Srunita Sari Sukatendel. Bertarung mulai dari perdelapan final, Srunita sempat tampil di perempat final, namun akhirnya harus kalah dari karateka Iran, Nasrin Dousti.
Sementara di nomor kumite putra kelas 84 kg, ada Hendro Salim yang sempat memberi harapan. Tampil hari ini mulai dari babak perdelapan final, Hendro sempat menjalani tiga laga termasuk semifinal di mana ia kalah, sebelum akhirnya kalah lagi dalam perebutan perunggu dari karateka Uzbekistan, Shakhboz Akhatov.
Penampilan Hendro di partai perebutan perunggu itu pun tercatat sebagai aksi terakhir atlet-atlet Indonesia di Incheon 2014. Sebagaimana diketahui, hari ini adalah hari terakhir Asian Games 2014, dengan upacara penutupan segera digelar malam ini. Dalam upacara itu pula akan diserahterimakan bendera Asian Games, yang pada 2018 bakal digelar di Jakarta (dibantu Sumsel dan Jabar).
Indonesia dengan demikian tercatat hanya mampu mengumpulkan total 20 medali, yang terdiri dari 4 emas, 5 perak dan 11 perunggu. Sejauh ini, hingga Sabtu sore beberapa jam menjelang upacara penutupan, posisi Indonesia tak bergeser dari peringkat ke-17 daftar negara peraih medali Asian Games 2014.
Berita Terkait
-
Dari Asrama ke Arena, Siswa Sekolah Rakyat Tumbuh Jadi Atlet Karate
-
Timnas U-23 Gagal ke Asian Games, Ini Untung-Rugi yang Didapatkan John Herd
-
John Herdman Fokus Timnas Senior Usai Garuda Muda Absen di Asian Games 2026
-
Peluang Timnas Indonesia U-23 Ikut Asian Games 2026 Usai Australia Dipastikan Tidak Bisa Ikut
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?
-
Aksi Kamisan Yogyakarta: Soroti Kekerasan Aparat di Tual dan Penghormatan bagi John Tobing
-
KPK Tangkap Pegawai Bea Cukai Budiman Bayu, Tersangka Baru Kasus Korupsi Impor
-
DPR Segera Panggil PT Agrinas Terkait Impor 105 Ribu Mobil Pickup India
-
Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Edward Corne Divonis 10 Tahun Penjara
-
Anggota Komisi VI Kaget Tahu Impor Mobil India dari Media: Semestinya Dibahas Dulu di DPR
-
Bye-bye Tiang Monorel! Rasuna Said Bakal Punya Trotoar Estetis dan Jalur Sepeda Modern
-
Jateng Ribut Pajak Kendaraan Naik, Jabar Adem Ayem: Dedi Mulyadi Justru Turunkan Tarif
-
Bawa Reserse dan Labfor, Kapolda Riau Cek Lokasi Penemuan Anak Gajah Mati di Tesso Nilo
-
Dari Konten Fungsi Helm ke Teror Digital: Mengapa Petugas Damkar Depok Diincar dan Diintimidasi?