Suara.com - Menteri Luar Negeri Kanada John Baird Senin menjanjikan 9 juta dolar Amerika atau sekitar Rp108 miliar untuk membantu korban kekerasan seksual dan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS)
Menteri John Baird mengatakan kepada parlemen bahwa ISIS merupakan organisasi yang brutal dan bobrok.
"Dalam satu kasus selama musim panas ini digiring 150 perempuan dan anak perempuan, sebagian besar Kristen dan Yazidi, dan mengirim mereka ke Suriah untuk diberikan kepada kepada para pejuang (IS), baik sebagai hadiah atau untuk dijual sebagai budak seks," katanya.
"Pasukan Irak yang merebut kembali kota-kota dari para pejuang IS telah melaporkan temuan banyak wanita telanjang diikat di pohon,” ujarnya.
Baird mengumumkan bantuan 4,5 juta dolar Amerika untuk Reaksi Cepat Keadilan dan Kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia untuk menyelidiki perkosaan dan pelanggaran hak asasi itu.
Sedangkan sisanya akan digunakan untuk pencegahan dan penanganan kekerasan seksual, termasuk peningkatan akses ke layanan dan pengobatan bagi pengungsi Suriah dan Irak dan lain-lain yang telah menjadi korban kekerasan di wilayah ISIL, yang terkena dampak.
Baird membuat janji pada awal persidangan House of Commons tentang apakah Kanada harus bergabung dengan koalisi internasional meluncurkan serangan udara pada Kelompok Negara Islam di Irak. Parlemen diharapkan memberikan lampu hijau kepada misi militer dalam pemungutan suara Selasa, (7/10/2014). (Antara/AFP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas