Suara.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Korea Selatan (Koresel), Yun Byun Se bertemu dengan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) di Balai Kota, Jakarta, Kamis (9/10/2014). Dalam pertemuan tersebut, Yun banyak melontarkan pujian kepada Jokowi.
"Hari ini bertemu Jokowi pertama kalinya tapi merasa sudah kenal lama. Di Korea Jokowi terkenal sekali," kata Yun yang sudah diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia.
Yun menambahkan, dirinya datang sekaligus menyampaikan salam hangat dari Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye, atas terpilihnya Jokowi sebagai Presiden ketujuh Republik Indonesia.
Selain itu, dia mengatakan, kemenangan Jokowi menjadi contoh demokrasi yang bagus di Asia.
Kata Yun, Indonesia bisa menjadi negara demokrasi terbesar, seperti India.
"Saya terkesan karena Jokowi lebih ganteng dari Obama. Saya dengar atas terpilihnya Jokowi, Obama telepon langsung. Jadi saya percaya sekali Jokowi akan menjadi pimpinan besar di kawasan Asia," tuturnya.
Dalam kesempatan ini, Yun juga memberkan selamat atas prestasi Indonesia di kancah olah raga empat tahunan, Asian Games, di Korea Selatan 2014. Juga mengucapkan selamat karena Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games pada 2018 nanti.
"Saya sampaikan salam kepada Jokowi karena Timnas Indonesia telah dapat medali emas banyak. Dan, saya ucapkan selamat karena Indonesia akan adakan Asian Games," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok