Suara.com - Dua pemain sepak bola asal Liberia, Abe Chello dan Alexander Robinson mengadu ke Polres Manokwari karena manajemen Persewon Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, belum membayar uang kontrak mereka.
"Dua pemain asing itu mengaku bahwa kontak mereka selama delapan bulan belum dibayar oleh manajemen Persewon Teluk Wondama," kata Kasat Reskrim Polres Manokwari AKP Irianto John di Manokwari, Kamis (16/10/2014) sebagaimana dikutip kantor berita Antara.
Dia mengatakan bahwa kepolisian sudah menerima laporan kedua pemain asing itu dan akan melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran laporan tersebut.
Pemain asal Liberia Alexander Robinson yang memberikan keterangan terpisah, mengatakan bahwa manajemen Persewon Teluk Wondama telah memutuskan kontrak mereka, namun Persewon belum membayar uang kontrak selama delapan bulan sehingga mereka tidak bisa pulang ke negara asalnya.
Dia mengatakan bahwa manajemen Persewon berjanji akan membayar uang kontrak mereka pada 29 September 2014, tetapi sampai saat ini belum juga dibayarkan sehingga mereka masih bertahan di Manokwari.
Robinson menambahkan dia telah berupaya menghubungi pihak manajemen Persewon namun tidak ada tanggapan sehingga terpaksa mengadu ke kepolisian. Langkah ini diharapkan membantu untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
Dia berharap kepolisian dapat menindaklanjuti laporan mereka dalam waktu dekat, supaya mereka bisa kembali ke negara asalnya.
Tak hanya dua pemain asing itu sekitar 30 pemain Persewon Kabupaten Teluk Wondama belum dibayar oleh manajemen dengan alasan menunggu keputusan bupati setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek