Suara.com - Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta menyiagakan 100 ton beras, 15.000 karton makanan siap saji, 25.000 lembar selimut serta beberapa paket bantuan lainnya apabila terjadi banjir.
"Bagaimanapun juga kita harus bersiaga bila terjadi bencana banjir. Kesiapan itu kita sudah lakukan termasuk penyediaan personel taruna siaga bencana yang siap ditugaskan sewaktu-waktu," kata Kepala Seksi Bantuan Sosial Korban Bencana Dinsos DKI Sahrul di Jakarta, Minggu (19/10/2014).
Ia mengatakan kesiapan di tingkat provinsi juga diikuti dengan kesiapan logistik di kampung-kampung siaga bencana di antaranya Petamburan, Kemayoran, Marunda, Pademangan Timur, Rawa Buaya, Pondok Pinang, Bukit Duri serta Kampung Melayu.
Kesiagaan logistik di kampung siaga bencana, kata dia, akan ditunjang oleh setiap suku dinas yang ada di lima wilayah kota serta dinas sosial provinsi bila persediaannya kurang dan tidak mencukupi.
"Kalau terjadi banjir biasanya distribusi logistik ke titik-titik rawan banjir (kampung siaga bencana) akan terhambat. Karena itulah logistik sudah disiagakan di sana sehingga pada saat bencana dapat difungsikan," ujarnya.
Dia menambahkan peran masyarakat terus diperkuat sehingga memiliki kesiapan dan ketahanan ketika terjadi bencana, dan peningkatan kapasitas masyarakat tersebut dilakukan melalui berbagai pelatihan, kata dia.
"Mereka bisa berdaya kalau diberi peran dan pelatihan. Ada yang bisa ikut melakukan evakuasi, atau berperan dalam dapur umum. Masyarakat kan bisa melakukan itu. Tidak lagi berpikir sebagai korban, tetapi ikut membantu mereka yang terkena bencana," imbuhnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika memperkirakan hujan dengan intensitas lebat dan durasi lama yang berpotensi banjir akan terjadi pada bulan Desember hingga Februari tahun depan, pemerintah provinsi diharapkan melakukan perbaikan drainase serta menormalisasi sungai. (Antara)
Berita Terkait
-
4 Pemain Persija Jakarta Dipanggil TC Timnas Indonesia, Ini Pesan Mauricio Souza
-
Pemprov DKI Jakarta Percepat Mitigasi Perlintasan Sebidang Pasca Tragedi Bekasi
-
Empat Prajurit TNI Didakwa Kasus Air Keras Andrie Yunus, Terancam 12 Tahun Penjara
-
Jarang Main di Persija, Shayne Pattynama Siap Buktikan Diri di Timnas Indonesia
-
Dony Tri Pamungkas Masih Percaya Persija Bisa Juara Super League 2025/2026
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak
-
KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!
-
Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga
-
Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'
-
KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan
-
Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi
-
Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak
-
Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia
-
10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal
-
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK