Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memanggil dan memeriksa Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya. Pemeriksaan tersebut untuk mengusut kasus yang melibatkan mantan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah-Kasmin. Hadir sebagai saksi, Iti mengaku dicecar belasan pertanyaan oleh penyidik.
"Hampir, berapa ya? Saya nggak tau juga. Hampir dua puluhan," kata Iti, usai diperiksa penyidik di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (21/10/2014).
Sedangkan mengenai isi pertanyaan, Iti mengaku masih sama ketika dirinya menjadi saksi untuk Ratu Atut Chosiyah dan Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan. Menurutnya, pertanyaan tersebut berkisar seputar apa yang dia ketahui mengenai kedua tersangka tersebut.
"Itu hampir sama dengan waktu saya dimintai keterangan untuk Bu Atut dan Pak Wawan dan Susi Tur Andayani, juga soal Pilkada seperti apa. Kemudian persidangan di MK seperti apa. Itu saja. Selain itu, ditanya juga apakah saya kenal dengan Pak Haji Amin, kenal dengan Pak Haji Kasmin. Seperti apa posisi Pak Amin, dulu bekerja sebagai apa, sekarang di mana. Saya jawab yang saya tahu," tambahnya.
Sempat ditanyai komentarnya atas dilantiknya Presiden dan Wapres RI Jokowi-JK kemarin, Iti hanya berharap agar Presiden dan Wapres baru ini bisa bekerja demi kepentingan rakyat, serta bisa bekerja sama dengan daerah untuk membangun daerah. Dia pun tak lupa mengucapkan selamat kepada para pemimpin baru itu.
"Ya, kita ucapkan selamat dong ya. Dan apa-apa, kita ini yang di daerah siap bekerja untuk rakyat yang terpenting. Di samping kita bekerja di belakang meja, kita juga harus tahu kondisi di daerah, tiap daerah, sehingga kita bisa melakukan perencanaan pembangunan dengan lebih baik lagi seperti harapan masyarakat," tutupnya. [Nikolaus Tolen]
Berita Terkait
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
Amien Sunaryadi: Niat Jahat Memang Nggak Kelihatan, Tapi Evidence-nya Bisa Dicari
-
KPK Ungkap Ada Pihak yang Ngaku Bisa Kondisikan Kasus Bea Cukai
-
KPK Usul Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, Ganjar Pranowo: Bagus, Tapi Pertimbangkan Daerah Remot
-
KPK Periksa Billy Beras Terkait Kasus Suap Proyek Jalur Kereta DJKA
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer
-
Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?
-
Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi
-
Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih
-
Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur
-
Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran