Suara.com - Rapat paripurna DPR untuk menentukan anggota 11 komisi berjalan alot, Selasa (21/10/2014). Di antaranya, karena fraksi-fraksi yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH) belum siap menyerahkan nama anggota untuk masuk komisi.
Fraksi yang belum siap menyerahkan nama anggota adalah PDI Perjuangan, PKB, Nasdem, Hanura, dan PPP. Sedangkan partai yang sudah siap, yaitu Golkar, Gerindra, Demokrat, PAN, dan PKS.
Hujan interupsi pun tak terhindarkan. Koalisi Merah Putih ngotot agar rapat paripurna langsung mengesahkan susunan anggota komisi, untuk kemudian dilanjutkan dengan pemilihan pimpinan komisi.
"Yang tidak siap tidak boleh menyandera fraksi lain yang sudah siap, kalau berlarut ini akan menjadi kesan negatif kepada rakyat," kata anggota Fraksi PAN Yandri Susanto.
Yandri tak bisa menahan diri untuk menyinggung pidato Presiden Joko Widodo dalam pelantikan di gedung MPR, Senin (20/10/2014). Jokowi, katanya, mengajak semua pihak untuk, kerja, kerja, dan kerja. Tapi, kata dia, fraksi pendukung Jokowi di DPR malah ingin menunda-nunda pengesahan komisi.
"Kalau tunda terus seolah kita tidak siap. Sementara Presiden Jokowi bilang kerja, kerja, dan kerja. Padahal ini menetapkan nama saja," kata Yandri.
Pimpinan sidang, Fahri Hamzah, mengatakan setelah tahapan lobi pimpinan, seharusnya sudah tidak ada lagi alasan penundaan rapat karena semua fraksi menyatakan kesiapannya.
Fahri menolak rapat pengesahan ditunda karena Presiden Jokowi belum mengumumkan kabinet.
"Dalam sistem presidensial, legislatif atau parlemen itu independen dari eksekutif, jadi tidak ada istilah menunggu pengumuman kabinet," kata Fahri.
Rapat paripurna yang dipimpin Taufik Kurniawan ini akhirnya diputuskan untuk diskors untuk sementara waktu. Taufik mengatakan skors sidang dilakukan untuk penyamaan persepsi.
"Saya kira sudah jelas semua, kita sudah terima usulan dan sudah dibacakan. Rapat saya skors 30 menit," kata Taufik. [Bagus Santosa]
Berita Terkait
-
Harga Minyak Dunia Tembus USD 110, Diprediksi Bisa Capai 120 Dolar AS
-
4 Zodiak Paling Beruntung 29 April 2026: Pisces hingga Taurus Di Puncak Kejayaan
-
5 Rekomendasi HP Entry-Level yang Kameranya Bagus
-
Sepeda Federal Street Cat Harganya Berapa? Ini 3 Tipe yang Masih Worth di 2026
-
BBW Jakarta 2026 Buka 24 Jam Nonstop, Bisa Belanja Buku Tengah Malam hingga Dini Hari
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer
-
Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?
-
Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi
-
Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih
-
Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur
-
Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran