Suara.com - Keempat anak Khofifah Indar Parawansa berharap setelah Khofifah mendapat tugas menjadi Menteri Sosial di Kabinet Kerja, dapat menjalankan sebaik-baiknya.
"Semoga bisa emban tugas. Semoga ibu bisa laksanakan tugas dengan bik dan semoga amanah," kata Patimasang (21), anak pertama Khofifah, di rumah Jalan Pegangsaan Timur, Kalibata, Jakarta, Minggu (26/10/2014) petang.
Patimasang sangat bangga ibunda kembali terpilih menjadi menteri. Di era Gus Dur, Khofifah menjabat Menteri Pemberdayaan Perempuan (1998-2000).
Anak kedua Khofifah, Jalaluddin Mannagalli (21), menilai Khofifah cocok di Kementerian Sosial.
"Ibu memang pas di sana. Beliau selama ini suka ke daerah-daerah dan bertemu masyarakat, sangat senang," kata mhasiswa S 1 UIBE, Beijing, Cina, itu.
Sedangkan anak keempat Khofifah, Ali Mannagalli (15), mendoakan ibunda.
"Hal yang terindah bagi orang tua adalah doa dari seorang anak," kata pelajar SMP di Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jaea Timur.
Di akhir wawancara, anak-anak Khofifah meneriakkan yel-yel atas kepercayaan Presiden Jokowi kepada Khofifah.
"Selamat Ibu Khofifah," kata mereka sambil tertawa. [Siswanto]
Berita Terkait
-
Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!
-
ASN Jawa Timur Resmi WFH Setiap Hari Rabu, Kenapa Pilih di Tengah Pekan Ya?
-
Khofifah Jadi Saksi Kasus Hibah Pokir DPRD Jatim
-
Klarifikasi Mekanisme Dana Hibah, KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Khofifah 12 Februari
-
Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi Dana Hibah, Akan Jadi Saksi Besok
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang
-
Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China
-
Wamen PANRB Dorong Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Program Sekolah Rakyat
-
PRT Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Tim Advokasi Ajukan 6 Tuntutan ke Polisi
-
Divonis 4 Tahun Bui, Korupsi Pendidikan di Masa Pandemi Perberat Hukuman Ibam
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar
-
Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook