Suara.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berjalan seusai menjadi saksi perkara dugaan korupsi dana hibah pokir DPRD Jatim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (12/2/2026).
Gubernur Khofifah hadir dalam sidang tersebut sebagai saksi tambahan atas kasus dugaan korupsi dana hibah pokir DPRD Jatim Tahun 2019. Ia memberikan keterangan untuk mengklarifikasi sejumlah informasi yang tercantum dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), termasuk terkait pernyataan almarhum Ketua DPRD Jawa Timur Kusnadi mengenai mekanisme pengajuan dana hibah pokok pikiran (pokir).
Dalam keterangannya, Khofifah juga membantah adanya praktik pembagian fee dalam pengajuan dana hibah pokir DPRD Jawa Timur seperti yang disebutkan dalam dokumen pemeriksaan sebelumnya. Ia menegaskan bahwa tudingan mengenai adanya pembagian fee hingga 30 persen tidak pernah terjadi dan tidak benar.
Persidangan kasus dugaan korupsi dana hibah yang bersumber dari APBD Jawa Timur tersebut masih terus bergulir di Pengadilan Tipikor Surabaya untuk mengungkap peran pihak-pihak yang diduga terlibat serta memastikan proses penyaluran dana hibah berjalan sesuai ketentuan hukum. [ANTARA FOTO/Umarul Faruq/foc]
Tag
Berita Terkait
-
Bos PT Cordelia Bara Utama Ditetapkan Tersangka Kasus Tambang Ilegal Samin Tan!
-
Meski Hirup Udara Bebas, 3 Legislator NTB Tetap Dihantui Status Terdakwa Gratifikasi
-
Jejak Heri Black dalam Skandal Bea Cukai: KPK Incar Keterangan Sang Pengusaha Usai Geledah Rumahnya
-
Dibalik Tuntutan Rp5,6 T Nadiem Makarim: Saat Inovasi Digital Berujung di Kursi Pesakitan
-
Kasus Nadiem Makarim Bisa Jadi Alarm Bahaya bagi Profesional yang Ingin Mengabdi pada Negara
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Waduk Melati Akan Ditata Jadi Ikon Baru Destinasi Publik Jakarta
-
Libur Panjang, Ribuan Kendaraan Serbu Kawasan Puncak
-
Melihat Pengembangbiakan Unta Australia di Mojokerto
-
Teluk Kendari Keruh Akibat Banjir, Sedimentasi Kian Mengkhawatirkan
-
Satgas PKH Setor Rp10,27 Triliun dan 2,37 Juta Hektare Lahan Hutan ke Negara
-
Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Peluk Erat Sang Istri
-
Melihat Penyulaman Kiswah Kabah di Kota Makkah
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
-
Pembangunan MRT Bundaran HI-Kota Tua Hampir 60 Persen Rampung
-
Status Waspada, Gunung Dukono Kembali Erupsi