Suara.com - Rehana adalah nama yang ditakuti kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Sebagai pejuang perempuan dari Kurdi, Rehana yang bukan nama sebenarnya ditengarai telah membunuh lebih dari 100 anggota ISIS.
Nama Rehana mulai terkenal ketika fotonya sambil menggambarkan logo V alias victory beredar di dunia maya. Namun, Rehana diduga tewas dalam pertempuran yang terjadi di Kobani.
Rehana merupakan bagian dari pergerakan yang tidak biasa di dunia Islam yaitu 10 ribu perempuan yang mendedikasikan dirinya untuk mempertahankan wilayah Kurdi.
Laskar perempuan itu dibentuk pada April lalu untuk melawan ISIS yang memilih untuk mengurung perempuan di dalam rumah dan hanya boleh keluar rumah apabila diizinkan oleh suami.
“Bukan hal yang aneh di Kurdi apabila melihat perempuan ikut berjuang. Tidak ada perbedaan antara kaum laki dan perempuan dalam pertempuran,” kata Wahida Kushta, anggota organisasi perempuan.
Rehana diekspliotasi oleh media yang pro Kurdi sebagai upaya untuk menakutkan kelompok ISIS. Namun, Rehana tidak sendirian. Berdasarkan laporan media setempat, satu dari tiga pejuang di Kurdi adalah perempuan. (News)
Berita Terkait
-
Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS
-
Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom
-
Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Sepatu Heiden Heritage Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula dan Pelari Pro
-
Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI
-
Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan
-
Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG
-
Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut
-
Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu
-
Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
-
BTN Siap Perkuat Kemitraan Strategis, Dukung Maluku Utara Jadi Lokomotif Ekonomi Nasional
-
6 Rekomendasi HP 5G Murah di Bawah Rp 4 Juta, Gaming dan Multitasking Lancar
-
Sosiolog UGM: Aksi Main Hakim Sendiri Cermin Brutalitas Elite dan Krisis Hukum