Suara.com - Ignatius Jonan terpilih menjadi Menteri Perhubungan. Masuknya Jonan ke pemerintahan periode 2014-2019 membawa angin segar karena ia dikenal tegas dan punya banyak terobosan untuk mengatasi masalah transportasi.
Itu sudah ia buktikan setelah menjadi Direktur Utama Kereta Api Indonesia.
Jonan dikenal pekerja keras dan ulet. Ia sering bekerja di hari Minggu. Bahkan saat pengumuman kabinet di Istana, Minggu (26/10/2014), Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa Jonan sampai sering tidur di kereta.
Jonan dipilih Jokowi karena mentalnya yang mampu bekerja keras, ulet, dan punya banyak terobosan. Jokowi butuh orang-orang seperti itu. Orang yang mampu berlari dan sigap. Sesuai dengan nama kabinet, Kabinet Kerja.
Lelaki kelahiran Singapura tanggal 21 Juni itu selain tegas, juga dikenal sederhana.
Jonan merupakan lulusan Universitas Airlangga dan Universitas Tufts, Amerika Serikat. Selama ini, ia terlibat di berbagai program pendidikan di universitas-universitas terbaik di dunia. Ia pernah belajar di Columbia Business School (fakultas bisnis Universitas Colombia), program senior managers in government pada Kennedy School of Government (fakultas ilmu pemerintahan), Universitas Harvard, dan program corporate governance di Stanford Law School (fakultas hukum), Universitas Stanford.
Selama menjadi Direktur Utama KAI, hasil kerja Jonan dipuji banyak orang. Ia sukses mengubah paradigma yang semula berkiblat pada produksi, menjadi pelayanan terhadap pelanggan, dalam hal ini penumpang.
Sebagai contoh, dulu sepanjang stasiun Kota sampai Bogor, sangat semrawut, PKL bebas masuk kereta dan stasiun, preman-preman menguasai stasiun, sistem tiket kereta tidak jalan, kereta jorok, dan petugas tidak tegas. Tapi sekarang, pemandangan itu berubah.
Berbagai penghargaan pun diperoleh selama ia memimpin PT KAI, misalnya untuk kategori penyelamatan aset BUMN pada 2010, kemudian kategori inovasi pelayanan publik. Selain itu, penghargaan dari Komnas Pengendalian Tembakau pada 2012 atas upaya PT KAI menerapkan kawasan bebas asap rokok di lingkungan stasiun maupun di atas KA.
Masih di tahun 2012, PT KAI mendapat perunggu dalam dua kategori, yaitu Strategic dan Tactical Marketing dalam ajang BUMN Marketing Day 2012 bidang pemasaran.
Tag
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
'Hanya Saya yang Berani Ngomong!' Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Gagal dan Mundur
-
Buron Sejak 2025, Bos Kresna Life Michael Steven Akhirnya Diringkus di Maroko
-
Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh
-
Akademisi UI Soroti Penangkapan Dokter Tifa, Sebut Ada Sinyal Intimidasi ke Rektor
-
Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?
-
Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas
-
Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027
-
Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!