Seorang perempuan berusia 25 tahun yang diduga mendukung kelompok radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), menjalani persidangan di Malaysia, hari Sabtu (1/11/2014) waktu setempat. Ummi Kalsom Bahak, perempuan tersebut, didakwa memberikan dukungan terhadap seorang anggota ISIS.
Perempuan yang mengenakan kerudung tersebut tampak tenang saat interpreter membacakan dakwaan atasnya. Ummi disangka memberikan bantuan, termasuk diantaranya adalah setuju untuk menikahi seorang militan ISIS bernama Aqif Huessin Rahaizat, (25), dengan cara menaiki penerbangan AirAsia menuju Brunei, dilanjutkan ke Istanbul, Turki, dan mengakhiri perjalanan di Suriah untuk menemui calon suaminya.
Asisten Kontrol Kredit yang bekerja di kawasan Damansara, Kuala Lumpur tersebut ditangkap di konter imigrasi di Bandara Kuala Lumpur pada 5 Oktober lalu. Perempuan anak ketiga dari enam bersaudara itu terancam hukuman seumur hidup atau 30 tahun jika terbukti melanggar pasal 130J Kitab Pidana terkait membantu dan mendukung aktivitas terorisme. Aset-asetnya yang dipakai untuk tujuan tersebut juga terancam disita.
Sidang akan dilanjutkan pada tanggal 20 November mendatang. Hingga saat ini, sudah ada 14 orang yang ditangkap karena diduga merekrut dan mendukung pengiriman warga Malaysia untuk bertempur di Suriah. (Asia One)
Tag
Berita Terkait
-
Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror
-
Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos
-
Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Tokoh Kunci ISIS, Siapa?
-
Gempur Persembunyian ISIS di Pegunungan Somalia, AS Klaim Sukses Besar
-
Turki Desak Prancis Pulangkan Warganya yang Terlibat ISIS di Suriah
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
Terpengaruh Film Porno! Dua Pelajar Ditangkap Usai Begal Payudara Siswi SMP di Kembangan
-
Bukan Sekadar Genangan, Listrik Jadi Pembunuh Senyap Saat Banjir Jakarta
-
Insiden Mobil Patwal Senggol Warga di Tol Tomang, Kakorlantas: Sudah Ditangani!
-
Tito Karnavian Tegaskan Lumpur Banjir Sumatra Tak Dijual ke Swasta: Akan Dipakai Buat Tanggul
-
WALHI Sebut Negara Gagal Lindungi Rakyat dan Ruang Hidup Korban Bencana
-
Demo di Depan Kedubes AS, Ratusan Ojol Tagih Janji Perpres ke Presiden Prabowo
-
Mentan Amran Minta Tambahan Anggaran Rp5,1 Triliun Pulihkan Lahan Pertanian Teremdam Banjir Sumatra
-
Interupsi di Sidang Paripurna DPD RI, Senator Paul Finsen: Orang Papua Butuh Sekolah dan RS
-
Transjakarta Minta Maaf atas Insiden Penumpang Tunanetra Jatuh, Janji Perketat SOP dan Pendampingan
-
Titiek Soeharto 'Warning' 3 Kementerian soal Dampak Banjir Sumatera