Seorang lelaki bernama Rurik George Caton Jutting ditangkap atas tuduhan pembunuhan atas dua orang perempuan, salah satunya asal Indonesia, di Hong Kong. Lelaki Inggris yang berprofesi sebagai bankir itu menghadiri persidangan perdana di pengadilan Hong Kong pada hari Senin (3/11/2014) .
Lelaki berusia 29 tahun itu ditangkap pada Sabtu (1/11/2014) dini hari di apartemennya di kawasan Wan Chai. Wan Chai merupakan sebuah distrik di pusat Kota Hong Kong yang terkenal dengan hiburan malamnya.
Rurik ditangkap setelah polisi menemukan dua mayat perempuan di dalam apartemennya. Salah satu mayat ditemukan di dalam sebuah koper yang diletakkan di balkon, sementara satu lainnya ditemukan terbaring di dalam apartemen Rurik. Luka-luka ditemukan di bagian leher dan bokongnya.
Dalam surat dakwaan yang dibacakan di pengadilan, perempuan yang mayatnya ditemukan di dalam koper dibunuh pada tanggal 27 Oktober pekan lalu. Sementara itu, satu perempuan lainnya diperkirakan dihabisi nyawanya pada tanggal 1 November. Namun, tidak disebutkan bagaimana keduanya terbunuh. Persidangan akan dilanjutkan pada tanggal 10 November mendatang.
Media Hongkong, South China Morning Post (SCMP), mengutip sumber internal kepolisian membeberkan bahwa jenazah Ningsih ditemukan di dalam sebuah tas di balkon. Kepalanya nyaris putus. Tangan serta kakinya dalam kondisi terikat.
Berdasarkan penyelidikan awal, tulis SCMP, Ningsih diduga sudah meninggal selama tiga atau empat hari. Pasport Ningsih ditemukan di lokasi pembunuhan.
"Kami yakin perempuan itu sudah lama tewas," kata Wan Siu-hung, asisten komandan polisi distrik Wan Chai, tempat kasus itu terjadi. (Reuters)
Berita Terkait
-
Anak Mutilasi Ibu karena Kecanduan Judi Online, Polisi Gerak Cepat Bekuk Pelaku
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru
-
7 Fakta Mengerikan Mutilasi Karyawan Ayam Geprek di Bekasi: Potongan Tubuh Ditemukan di Bogor
-
Terkuak, Pelaku Mutilasi Bekasi Jual Motor Vario dan Beat Milik Korban Lewat Facebook
-
Polisi Ungkap Motif di Balik Pembunuhan dan Mutilasi Karyawan Ayam Goreng di Bekasi
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya