Suara.com - Ibunda tersangka penghina Presiden Joko Widodo (Jokowi), Mursidah, mengaku masih bingung dengan sejumlah uang sumbangan yang diterimanya.
Dia menyatakan belum bisa menentukan pilihan, apakah uang tersebut digunakan sebagai modal untuk membuka usaha bagi Arsyad atau lebih membiarkan putranya bekerja dan menyimpan uang tersebut.
"Iya Alhamdulillah kemarin ada dapat sumbangan, tapi nggak tau mau ngapain, mungkin untuk buka usaha saja buat Imen, belum tahu," kata Mursidah sambil tertawa saat ditemui di rumahnya di kawasan Kelurahan Rambutan Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Senin (3/11/2014).
Dia sempat menceritakan, kalau putranya sudah dipanggil pemilik tempat kerja Arsyad untuk bekerja mulai hari ini. Namun, dia mengatakan semua tergantung Arsyad sendiri, apakah akan kembali bekerja atau membuka usaha.
"Hari ini sebenarnya sudah masuk, karena bosnya sudah manggil, tapi bagaimana dia baru keluar, masih capek juga. Nanti terserah dia (Arsyad) saja, mau terus kerja sama orang atau buka usaha, inginnya buka usaha sih," ujarnya.
Sebelumnya Mursidah menggelar syukuran di depan halaman rumahnya. Acara syukuran tersebut cukup ramai karena dihadiri oleh para pengurus RT dan RW dan juga beberapa tokoh masyarakat.
Berita Terkait
-
Polemik Batasan Bias Antara Penyampaian Kritik dan Penghinaan Presiden dalam KUHP Baru
-
Dulu Dibatalkan MK, Kenapa Pasal Penghinaan Presiden Kini Ada Lagi?
-
Bongkar Penampakan Ijazah Gibran dengan Alumni MDIS Singapura, Apakah Sama?
-
Riwayat Pendidikan Gibran di Orchid Park Secondary School Disorot, Ini Fakta dan Profil Sekolahnya
-
Di Balik Kontroversi Ijazah Gibran Rakabuming Raka, Ini Profil Kampus MDIS Singapura
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Modus Baru! Rp300 Ribu Jadi Umpan, Pencuri di Kramat Jati Ngaku Kasat Narkoba Gondol Motor Ojek
-
Situasi Lebanon Memanas, PBB Khawatirkan Baku Tembak di Sepanjang Garis Biru
-
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Update Perang Iran: Kantor PM Israel Dikabarkan Jadi Sasaran, Nuklir Natanz Dihantam Rudal
-
5 Fakta Jepang yang Enggan Kutuk Serangan Israel ke Iran, Kenapa?
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
AS Tambah Pasukan ke Timur Tengah, Operasi Epic Fury Dinilai Masih Panjang
-
Angkatan Udara Qatar Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur Iran
-
Trump Tak Tutup Opsi Kirim Pasukan Darat ke Iran, Isyaratkan Gelombang Serangan Lebih Besar
-
Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada