Suara.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku kecewa dengan jerapah bernama Moritz yang merupakan satu-satunya koleksi jerapah di Kebun Binatang Surabaya (KBS). Risma kecewa karena Moritz ternyata mandul.
"Jerapah yang ada di KBS ini dalam kondisi mandul sehingga tidak bisa berkembang biak," katanya setelah bertemu dengan Masyarakat Pemerhati dan Pecinta Satwa, di Surabaya, Kamis (6/11/2014).
Untuk itu, lanjut dia, lewat Perusahaan Daerah Taman Siswa (PDTS) KBS berencana untuk mengembalikan jerapah tersebut.
"Memang ada rencana untuk mengembalikan jerapah ini. Sekarang buat apa jika jerapahnya mandul?" cetusnya.
Sementara itu, Humas PDTS KBS Agus Supangat mengatakan sekarang ini memang KBS memiliki koleksi seekor jerapah yang merupakan pengganti Kliwon, jerapah yang mati pada 2012.
Saat ditanya apakah jerapah yang sekarang ini mandul, Agus mengaku tidak tahu.
"Yang pasti, jerapah itu jenis kelaminnya jantan," katanya.
Sementara itu, dokter hewan KBS drh. Aseta ketika dikonfirmasi tak mau berkomentar dengan alasan sedang mengikuti workshop.
"Saya sedang mengikuti workshop," cetusnya.
Begitu juga saat dikonfirmasi kepada Dirut PDTS KBS Ratna Achjuningrum, ternyata juga tak bisa dihubungi.
Sekadar diketahui pada 2012, jerapah koleksi KBS mati mengenaskan. Akibatnya, KBS tak memiliki jerapah. Namun, tahun 2014, KBS mendapatkan jerapah dari "Berlin Zoo" Jerman yang bernama Moritz adalah jantan berumur 1 tahun 9 bulan. (Antara)
Berita Terkait
-
Anggaran Pakan Hewan di Kebun Binatang Surabaya Dikorupsi Rp10,2 M, DPR Minta Semua Diperiksa!
-
Ketika Pakan Satwa Dikorupsi: Ironi Ketidakadilan Mahluk yang Tak Bersuara
-
Berapa Harga Tiket Masuk Kebun Binatang Surabaya? Eks Dirutnya Jadi Tersangka Korupsi
-
Apa Saja Hewan di Kebun Binatang Surabaya? Kondisi Satwa Disorot usai Eks Dirut Korupsi
-
Korupsi Pakan KBS: Saat Keserakahan Manusia Merampas Hak Satwa
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Danantara Ingatkan Semua Pihak Jaga Ekonomi Tetap Kondusif demi Tarik Investor
-
Cerita di Balik Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi, Dari Refleksi Kemerdekaan Hingga Obrolan Politik
-
Prabowo: Prabowonomics Sebenarnya Marhaenisme, PDIP Sulit Tak Mendukung
-
Anggaran MBG di RABPN 2027 Sejumlah Rp240 Triliun
-
Target 150 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Disorot, Dinilai Abaikan Akar Ketimpangan
-
PT KIMA Siap Eksekusi Lahan Sengketa Usai Menang di Mahkamah Agung
-
Kisah di Balik Video Viral Kakek Roy Kebingungan di Halte Cawang Transjakarta
-
4 Shio Beruntung Besok 15 Agustus 2026, Akhir Pekan Dipenuhi Energi Positif
-
Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Bakal Ditinggal Orang Dekat: Saya Mencintai Dia
-
Bansos, PKH, Hingga Subsidi KUR Masih Ada di 2027, Anggarannya Rp549,9 T