Suara.com - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Biak Numfor, Papua, memberikan piagam penghargaan kepada siswa kelas XI SMA Negeri 1, Syahril karena berjasa melaporkan penemuan granat nanas kepada kepolisian.
Penyerahan penghargaan kepolisian diberikan juga kepada anggota Satuan Pengamanan sekolah Alfred Korwa serta Awaludin Walay (tata usaha SMA) pada kegiatan apel pagi di lapangan SMA Negeri 1 Biak Kota Jalan Raya Sorido, dilakukan Kapolres Kompol Yustanto Mujiharso, Jumat (7/11/2014).
Kapolres Kompol Yustanto berharap, pemberian penghargaan ini sebagai bentuk reward jajaran Kepolisian resort Biak atas kesadaran warga melaporkan penemuan granat jenis nanas di lingkungan sekolah kepada aparat Polres Biak Numfor.
"Dengan penghargaan ini diharapkan bisa menjadi contoh untuk warga lain dalam membantu kepolisian mengamankan penemuan granat," ungkap Kapolres Yustanto dihadapan siswa SMA negeri 1 dan dewan guru setempat.
Ia mengharapkan, peran serta seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama dan membantu jajaran personel Kepolisian Resor Biak dalam rangka menjaga situasi kamtibmas Biak yang aman, kondusif dan nyaman.
Sementara itu, siswa Kelas XI Syahril mengakui, ia sangat bangga dengan pemberian penghargaan dilakukan Kapolres Biak Numfor karena merupakan pertama kali diterima siswa sekolah setempat.
"Sebagai siswa saya berterima kasih dengan penghargaan Kapolres Biak, ya melalui reward ini diharapkan bisa menjadi penyemangat siswa lain untuk turut peduli dengan menjaga keamanan lingkungan," katanya.
Penyerahan piagam penghargaan dilakukan Kapolres Kompol Yustanto Mujiharso berlangsung sekitar 40 menit disaksikan para siswa, kelas X, XI dan XII serta dewan guru dan staf tata usaha di lingkup SMA Negeri 1 Biak Kota.
Berdasarkan data siwa SMA Negeri 1 syahril melaporkan penemuan dua unit granat nanas serta satu jenis ranjau di sekitar sekolah yang selanjutnya dilaporkan kepala sekolah dan anggota Satpam sekolah kepada kepolisian untuk diamankan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Ancaman Belum Usai! Mortir dan Amunisi Aktif PD II Ditemukan di Lokasi Ledakan Maut Biak
-
Bantah Gunakan Drone Serang Gereja di Intan Jaya, TNI: Itu Aksi Provokasi Pecah Belah!
-
Pemulung Temukan 16 Bahan Peledak Aktif di Sungai Curug: Ada Granat Nanas dan TNT!
-
Untung Tidak Meledak! Detik-detik Warga di Bekasi Tersandung Granat Aktif saat Cari Burung
-
Heboh! Granat Meledak di Dekat Kedubes Israel di Kopenhagen, 2 Remaja Swedia Ditangkap
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!