Suara.com - Serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat dan sekutunya diyakini telah membuat pemimpin tertinggi kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), Abu Bakr al-Baghdadi terluka parah dan kritis. Al-Baghdadi terluka dalam serangan udara yang dilakukan Amerika, Sabtu (8/11/2014) di kota al-Qaim, dekat perbatasan Suriah.
Sumber dari pemerintahan lokal mengungkapkan, pesawat tempur Amerika menjatuhkan bom yang melukai belasan anggota senior ISIS dan menewaskan belasan orang. Saksi mata lainnya mengatakan, 8 anggota ISIS tewas akibat serangan udara itu.
Rumah sakit lokal langsung dipenuhi oleh pasien akibat serangan udara tersebut, termasuk al-Baghdadi. Angota ISIS langsung beredar di jalanan dengan menggunakan pengeras suara untuk mencari bantuan darah bag anggotanya yang terluka, termasuk al-Baghdadi.
Apabila benar al-Baghdadi terluka parah, maka itu merupakan pukulan berat bagi ISIS. Selama ini, mereka sulit dikalahkan meski diserang habis-habisan oleh Amerika dan sekutunya dari udara. Kelompok ini terus menrengsek masuk ke Kobane untuk menguasai kota itu.
Dalam serangan udara itu, pejabat di prvinsi Anbar dan juga wakilnya dikabarkan menjadi salah satu korban yang tewas. Al-Qaim san Albukamal adalah lokasi yang strategis dalam menghubungkan wilayah yang dikuasai ISIS di Suriah dan Irak. (Dailymail)
Berita Terkait
-
Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror
-
Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos
-
Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Tokoh Kunci ISIS, Siapa?
-
Gempur Persembunyian ISIS di Pegunungan Somalia, AS Klaim Sukses Besar
-
Turki Desak Prancis Pulangkan Warganya yang Terlibat ISIS di Suriah
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
Terpengaruh Film Porno! Dua Pelajar Ditangkap Usai Begal Payudara Siswi SMP di Kembangan
-
Bukan Sekadar Genangan, Listrik Jadi Pembunuh Senyap Saat Banjir Jakarta
-
Insiden Mobil Patwal Senggol Warga di Tol Tomang, Kakorlantas: Sudah Ditangani!
-
Tito Karnavian Tegaskan Lumpur Banjir Sumatra Tak Dijual ke Swasta: Akan Dipakai Buat Tanggul
-
WALHI Sebut Negara Gagal Lindungi Rakyat dan Ruang Hidup Korban Bencana
-
Demo di Depan Kedubes AS, Ratusan Ojol Tagih Janji Perpres ke Presiden Prabowo
-
Mentan Amran Minta Tambahan Anggaran Rp5,1 Triliun Pulihkan Lahan Pertanian Teremdam Banjir Sumatra
-
Interupsi di Sidang Paripurna DPD RI, Senator Paul Finsen: Orang Papua Butuh Sekolah dan RS
-
Transjakarta Minta Maaf atas Insiden Penumpang Tunanetra Jatuh, Janji Perketat SOP dan Pendampingan
-
Titiek Soeharto 'Warning' 3 Kementerian soal Dampak Banjir Sumatera