Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menerangkan, anggaran yang digunakan dalam progam Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) punya payung hukum yang tegas.
Menurutnya, anggaran untuk kedua program itu menggunakan dana yang sudah termaktub dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014.
"APBN itu Undang-Undang, itulah payung hukumnya," kata JK, usai menghadiri acara di MPR, Jakarta, Senin (10/11/2014).
Dia menambahkan, anggaran KIS dan KIP sudah ada di APBN. Memang namanya bukan KIS dan KIP, namun menggunakan istilah yang sudah ada.
"Kan ada Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS), itu anggarannya besar sekali, kita laksanakan itu. Kalau KIP kan dilaksanakan oleh Diknas, anggarannya besar dan resmi," kata JK.
JK berkunjung ke Gedung Nusantara V MPR/DPR itu dalam rangka membuka lomba Cerdas Cermat MPR RI SLTA se-Indonesia. JK duduk di urutan depan bersama lima Pimpinan MPR, yaitu Zulkifli Hasan, Mahyudin, Hidayat Nur Wahid, Oesman Sapta Odang, dan EE Mangindaan.
Berita Terkait
-
Soroti Gaza di Hari Iduladha, JK: Dunia Harus Bersatu Rehabilitasi Palestina
-
Milad ke-84 Jusuf Kalla, Anies Baswedan: Ambon, Poso, dan Aceh Adalah 'Sidik Jari' Pak JK
-
Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak
-
JK Gelar Tasyakuran Milad ke-84, Sudirman Said: Pikiran Beliau Masih Sangat Diperlukan Bangsa Ini
-
Grace Natalie Siap Temui Jusuf Kalla Usai Dipolisikan: Saya Tidak Ada Masalah Pribadi
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Wamensos Minta Aceh Utara Penuhi Syarat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
-
Di Aceh, Ratusan Calon Siswa Terjangkau Masuk Sekolah Rakyat
-
Ungkit Jasa Misi PBB, 4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Minta Hukuman Ringan
-
Pemerintah Pusat dan DPR RI Sepakati Pengelolaan ASN Harus Selaras dengan Kesiapan Fiskal Daerah
-
Pastikan MBG Berbasis Sains, Nanik S Deyang Rekrut Profesor Gizi Masuk Jajaran BGN
-
Otto Hasibuan Digugat! Jabatan Wamenko dan Ketum PERADI Dinilai Tabrak Putusan MK
-
'Kita Kerjakan Bersama', Terkuak Rapat Gelap 4 Anggota BAIS TNI Sebelum Siram Air Keras Andrie Yunus
-
Sita Uang Ratusan Juta Saat OTT, KPK Bawa Bupati Muara Enim ke Jakarta Besok
-
Ismail Menangis, Asrul Bertongkat: Dua Bos Travel Resmi Ditahan KPK Kasus Kuota Haji
-
KPK Dalami Fakta Sidang Raffi Ahmad Titip iPhone 17 dari AS, Siap-siap Diperiksa?