Suara.com - Setelah mengirim surat rekomendasi pembubaran Front Pembela Islam ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan melaporkan ketua ormas tersebut, Habib Rizieq Shihab, ke Polda Metro Jaya.
"Kita bisa melaporkan (Rizieq). Kita lagi siapin juga bentuk pelaporannya seperti apa," kata Basuki yang akrab disapa Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, (11/11/2014).
Langkah hukum yang ditempuh Ahok terkait dengan tindakan FPI ketika demonstrasi yang sering menimbulkan kerusuhan.
Namun, kata Ahok, yang nanti akan melaporkan Rizieq Shihab bukan dirinya.
"Bukan aku yang mesti menghadap. Mesti cari akal siapa yang ngelaporin. Kalo aku yang lapor, rugi waktu dong aku, waktu bisa habis buat ngelapor polisi," kata Ahok.
Ahok sesungguhnya tidak mempermasalahkan anggota masyarakat unjuk rasa, tapi ia tidak bisa mentoleransi bila hal itu dilakukan secara anarkis dan dengan pernyataan-pernyataan provokatif dengan nada menghasut.
Seperti diketahui, FPI bersama sejumlah ormas berkali-kali unjuk rasa di Balai Kota untuk menolak pelantikan Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Beberapa waktu yang lalu, demo FPI berujung rusuh sehingga sejumlah anggota polisi dan anggota FPI sendiri luka.
Rekomendasi Ahok untuk membubarkan FPI mendapat dukungan pengguna Twitter. Banyak pengguna Twitter yang yang membuat tagar #bubarkanFPI.
Hingga berita ini diturunkan, suara.com tidak bisa menghubungi FPI untuk minta tanggapan terhadap langkah hukum Ahok. Sekretaris Jenderal FPI Ahmad Sobri Lubis dan Ketua FPI Jakarta Habib Selon tidak mengangkat telepon.
Tag
Berita Terkait
-
Tak Cukup Utus Menlu, Habib Rizieq Desak Prabowo Sampaikan Duka Cita Terbuka untuk Ali Khamenei
-
Tolak Komando AS di BoP! FPI Desak Prabowo Batalkan Rencana Kirim 8 Ribu TNI ke Gaza
-
FPI Layangkan Surat Resmi, Desak Presiden Prabowo Tarik Indonesia dari Board of Peace
-
Prabowo Bakal Hadir di BoP AS, FPI Sampaikan Peringatan ke Pemerintah
-
FPI Khawatirkan dan Pertanyakan Iuran Board of Peace
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!
-
iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
-
KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI
-
Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi
-
Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan