News / Nasional
Selasa, 11 November 2014 | 13:37 WIB
Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya di kampung nelayan Tanjung Pasir Tangerang, Banten, Selasa (11/11). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - PT Pertamina (Persero) akan memperbanyak jumlah lembaga penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk nelayan. Hal itu untuk mendukung program pemerintah mengembangkan sektor kelautan.

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Hanung Budya mengatakan, penambahan lembaga penyalur tersebut memberikan kemudahan akses dan kepastian pasokan BBM untuk nelayan yang berhak mendapatkannya.

"Sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, Pertamina melakukan percepatan pengembangan penyediaan lembaga penyalur khusus untuk nelayan," kata Hanung, di kawasan Nelayan, Tanjung Pasir, Tangerang, Selasa (11/11/2014).

Hanung mengungkapkan, lembaga penyalur tersebut berupa Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN) Transportabel, yang dikembangkan dengan menggunakan mobil tangki BBM berkapasitas 10 KL, sehingga dapat menjangkau lebih banyak wilayah pelabuhan kecil.

“Pertamina akan menyediakan sebanyak 10 unit SPDN-Transportable di Pantura Jawa tahun ini sebagai bagian dari upaya Pertamina memberikan kemudahan akses dan kepastian pasokan BBM untuk nelayan sehingga secara tidak langsung diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan,” ungkapnya.

Hanung menjelaskan, pihaknya telah menyalurkan premium dan solar bersubsidi untuk nelayan sekitar 1,5 juta KL, yang mendapatkan pasokan dari 1.277 unit penyalur, baik berupa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN), Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Bunker, SPBU, Agen Penyalur Minyak Subsidi (APMS) serta Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM).

Load More