Suara.com - Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali (SDA) melaporkan Ketua Umum PPP versi muktamar Surabaya Romahurmuziy dan Emron Pangkapi ke Bareskrim Polri.
SDA melaporkan keduanya dengan alasan pencemaran nama baik karena telah menggunakan fotonya tanpa izin dalam ajang muktamar di Surabaya.
"Hari ini saya melaporkan pencemaran nama baik dan penggunaan foto tanpa izin yang dilakukan oleh saudara Romahurmuziy (Romi) dan Emron Pangkapi, yang mereka gunakan pada muktamar tidak sah di Surabaya pada 15-18 Oktober 2014," kata SDA di Bareskrim Mabes Polri, Kamis (23/11/2014).
SDA menambahkan, foto-foto tersebut merupakan salah satu bentuk manipulasi yang seakan-akan dirinya terlihat menyetujui muktamar tersebut.
"Padahal saya tidak menyetujui muktamar itu," imbuhnya.
SDA pun bersikukuh penggunaan fotonya merupakan pencemaran nama baik dan untuk memanipulasi publik bahwa mumtamar itu dilaksanakan oleh SDA
"Foto-foto itu dipasang di jalan-jalan, di acara muktamar sebagai back drop dan LED," tandasnya.
Pelaporan ini juga buntut dari perseteruan di internal PPP dan saling berebut kepengurusan sejak ajang Pilpres 2014. Kedua kubu bahkan kini memperebutkan keabsahan hukum kepengurusan di pengadilan.
Berita Terkait
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025
-
Sindiran Pedas Presiden Brasil: Neymar Satu-satunya Pemain WFH di Piala Dunia 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Panas! Conceicao Tegaskan Pemain Portugal Tak Wajib Layani Cristiano Ronaldo
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser