Suara.com - Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali (SDA) menganggap terbitnya Surat Keputusan (SK) Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) tidak berdasarkan hukum namun berdasarkan kekuasaan.
"Intinya terdapat pelanggaran, SK Menkumham merupakan pelanggaran," kata SDA di Bareskrim Mabes Polri, Kamis (13/11/2014).
SDA menambahkan, kemarin kuasa hukum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP melakukan dengar pendapat dengan komisi tiga DPR, yang membawahkan bidang hukum, berkaitan dengan terbitnya SK Menkumham.
Dalam pertemuan tersebut, kuasa hukum PPP menjelaskan kronologisnya dan mendapatkan sambutan baik dari pimpinan dan anggota komisi tiga DPR.
SDA menganggap, penyelesaian konflik internal partai terlalu terburu-buru serta ada kejanggalan, yang paling utama adalah konflik partai harus diselesaikan secara internal seperti surat dari Direktur Jenderal Hukum dan HAM, Harkristuti Harkrisnowo yang berisi agar PPP menyelesaikan masalahnya secara internal.
"SK tersebut merupakan bentuk intervensi pemerintah dan sekaligus pelanggaran UU (undang-undang) Parpol. Proses tersebut sedang berlangsung, sudah berlangsung tapi tidak dipatuhi atau dilanggar oleh Romy (Romahurmuziy) dan Emron dengan melakukan muktamar Surabaya," tandasnya.
SK Menkumham menyebutkan mengakui kepengurusan hasil muktamar PPP di Surabaya yang mengangkat Romahurmuziy menjadi Ketua Umum PPP.
Berita Terkait
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025
-
Sindiran Pedas Presiden Brasil: Neymar Satu-satunya Pemain WFH di Piala Dunia 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Panas! Conceicao Tegaskan Pemain Portugal Tak Wajib Layani Cristiano Ronaldo
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser