Suara.com - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Sutarman menjadi Inspektur Upacara dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Brimob (Brigade Mobile) Polri ke 69, di Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Jumat (14/11/2014).
Pada kesempatan itu, Sutarman memberikan beberapa amanat kepada sekitar 2.400 personel Brimob. Di antaranya, meminta seluruh anggota Brimob untuk meningkatkan ketakwaan terhadap Tuhan, agar dapat menjaga moral.
"Tingkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dan spiritual dalam setiap pelaksanaan tugas yang diemban, serta jaga dan tingkatkan integritas loyalitas soliditas, disiplin dan profesionalisme sebagai pilar utama sebagai perwujudan keberhasilan pelaksanaan tugas," kata Sutarman saat memberikan sambutan di HUT Korps Brimob.
Sutarman juga menganjurkan agar anggotanya meningkatkan frekuensi latihan perorangan maupun kelompok secara berkesinambungan, disertai pengembangan penguasaan keterampilan penggunaan senjata dan teknologi modern.
Sutarman juga meminta kepada unsur pimpinan Brimob untuk melaksanakan fungsi pengawasan secara melekat, terstruktur dan berjenjang, agar memberikan keteladanan bagi seluruh personil Brimob.
"Implementasikan setiap kebijakan pimpinan yang telah digulirkan, sehingga tidak hanya konsep dan teori semata, namun benar-benar dapat dilaksanakan pada pelaksanaan di lapangan," imbuhnya.
Kapolri juga menganjurkan para anggotanya untuk menghilangkan semangat espridekrof yang sempit, yang dapat merugikan diri sendiri dan organisasi Polri serta untuk menghindari penyimpangan sekecil apapun.
"Karena satu orang melakukan perbuatan tercela akan mencoreng nama baik institusi Polri secara keseluruhan," tuturnya.
Terakhir, Sutarman meminta anggota Brimob memperkuat jalinan kerja sama dan koordinasi dengan seluruh fungsi kepolisian lainnya, dan stakeholder terkait sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan keberhasilan pelaksanaan tugas.
"Melalui moto "Jiwaku Ragaku Demi Kemanusiaan", laksanakan setiap tugas yang diamanatkan secara total dengan penug keikhlasan sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," tandasnya.
Berita Terkait
-
Kapolri Geram, Brimob Bentrok dengan TNI
-
Penjinak Bom Tangani Benda Mencurigakan di Depan RS Bhayangkara Depok
-
Benda Diduga Bom di RS Bhayangkara, Polisi: Alhamdulillah Tak Ada Ledakan
-
TKP Penemuan Benda Diduga Bom di RS Bhayangkara Jadi Tontonan
-
Benda Diduga Bom Ditemukan di Depan RS Bhayangkara Depok
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali
-
Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital
-
KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif
-
Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo
-
Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati
-
Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia
-
Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'
-
Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung
-
Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?
-
11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius