Suara.com - Penjajah terus menyerang jalur Gaza dalam peristiwa genosida Gaza. Serangan ini mulai dilakukan sejak Oktober 2023 dan masih terus dilakukan sampai saat ini.
Jalur gaza sekarang menjadi tempat penuh kehancuran akibat genosida yang berkepanjangan. Serangan penjajah bukan lagi operasi militer, melainkan kejahatan kemanusiaan yang menyerang berbagai fasilitas publik.
Menurut temuan PBB, tindakan genosida yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina mencakup:
- Membunuh anggota kelompok;
- Menimbulkan luka fisik atau mental yang serius terhadap anggota kelompok;
- Sengaja menciptakan kondisi kehidupan yang diperkirakan akan mengakibatkan kehancuran fisik secara keseluruhan atau sebagian; dan
- Menerapkan tindakan yang bertujuan mencegah kelahiran di dalam kelompok.
Perjanjian gencatan senjata dan pertukaran tahanan telah diberlakukan di Gaza sejak 19 Januari 2025, menghentikan perang Israel yang telah menyebabkan kehancuran luas dan meninggalkan kantong Palestina dalam reruntuhan.
Berikut ini beberapa fakta-fakta penting yang telah Suara.com rangkum dari Al Jazeera mengenai peristiwa Genosida yang ada di jalur Gaza, angka terbaru sejak 7 Oktober 2023 - 16 April 2026.
1. Jumlah Korban yang Semakin Banyak
Jumlah korban genosida Gaza ini semakin banyak. Setidaknya 72.345 warga Palestina telah tewas, dan ribuan lainnya masih berada di bawah reruntuhan. Itu berarti 1 dari setiap 33 orang di Gaza. Sejak "gencatan senjata" 10 Oktober, 766 Warga Palestina telah terbunuh.
Setidaknya sebanyak 172.250 warga Palestina terluka, banyak di antaranya mengalami luka yang mengubah hidup mereka. Itu berarti 1 dari setiap 14 orang di Gaza. Sejak "gencatan senjata" 10 Oktober, sebanyak 2.147 warga Palestina telah terluka.
Banyaknya korban tersebut jelas memberikan efek trauma yang sangat mendalam bagi warga Palestina.
Baca Juga: Gencatan Senjata Rapuh? Hizbullah Ngotot Israel Harus Angkat Kaki dari Lebanon Selatan
2. Sistem Kesehatan yang Runtuh
Peristiwa genosida memberikan dampak buruk terhadap sistem kesehatan yang ada di Palestina, khususnya pada jalur Gaza dan sekitarnya.
Sistem pelayanan kesehatan benar-benar lumpuh total. Tidak hanya bangunan fisiknya saja yang hancur, para pasien dan tenaga kesehatan turut menjadi korban. Petugas media yang bekerja dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.
3. Pengusiran Paksa dan Pengungsian Massal
Total lebih dari 1,9 juta warga Palestina harus hidup di pengungsian. Bahkan mereka harus berpindah-pindah tempat dalam dua tahun terakhir.
Menurut data OCHA, sekitar 88% wilayah Gaza, sekarang harus mengikuti perintah evakuasi. Banyak kawasan telah benar-benar kosong dari penduduk.
Berita Terkait
-
Gencatan Senjata Rapuh? Hizbullah Ngotot Israel Harus Angkat Kaki dari Lebanon Selatan
-
Trump Larang Israel Serang Lebanon, Benjamin Netanyahu Langsung Manut
-
Selat Hormuz Dibuka Total, Iran Jamin Jalur Minyak Dunia Aman Saat Gencatan Senjata
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Israel Tembak Mobil Pengangkut Air di Gaza, Kakak Beradik Tewas Mengenaskan
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi
-
Prabowo di Depan Ribuan Petugas MBG: Terima Kasih Atas Kesetiaan Kalian