Suara.com - Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) sepakat untuk damai. Rencananya, kedua kubu akan menandatangani kesepakatan tersebut di Dewan Perwakilan Rakyat Senin lusa, (17/11/2014).
"Hari ini kami berempat mengadakan pertemuan, dari pembicaraan sore ini kami mencapai suatu kesepahaman," kata Hatta Rajasa di kediamannya, Kompleks Golf Mansion, Fatmawati, Jakarta Selatan, Sabtu (15/11/2014).
Hatta menambahkan, salah satu poin yang menjadi kesepakatan adalah pasal-pasal dalam Undang-undang MD3. Termasuk pasal yang berkaitan dengan hak dewan yang tertuang dalam pasal 74 dan 98 UU MD3.
Sebalumnya, KMP dan KIH mengadakan pertemuan kembali di kediaman Hatta Rajasa. Dari pihak KMP diwakilkan oleh Hatta Rajasa dan Idrus Marham, sementara untuk KIH diwakili oleh Pramono Anung dan Olly Dondokambe.
"Ini bagian dari kesepakatan yang ada, akan kita atur supaya DPR tidak kelihatan didegradasi dan menganggap hak DPR berkurang," kata Olly.
Olly menegaskan, pada pasal 74 dan pasal 98 dalam Undang Undang MD3 berkaitan dengan hak menyatakan pendapat yang dimiliki dewan dalam komisi. Salah satunya adalah hak interpelasi komisi yang dinilai dapat menghambat kinerja.
Dirinya pun berharap draft kesepakatan dapat selesai hari ini, sehingga dapat dibawa pada hari Senin (17/11/2014) ke dewan.
"Mudah mudahan berhasil, Senin tanda tangan kesepakatan dan Selasa paripurna," imbuhnya.
Tag
Berita Terkait
-
7,8 Juta Penumpang, Kemenhub Catat Rekor Layanan Angkutan Laut Perintis
-
16 Ditemukan, 2 Meninggal: Kisah Tragis Kapal Karam di Lampung, Pencarian Terus Berlanjut
-
Detik-Detik Primo Lumbantoruan Hilang di Laut: CCTV Rekam Adegan Mencekam di KMP Mufidah
-
Terungkap KMP Tunu Pratama Tenggelam karena Overload Muatan, DPR: yang Terlibat Seret ke Penjara
-
Peluncuran Koperasi Merah Putih Mundur Terus Jadi 21 Juli 2025
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Pelaku Penembakan Acara Trump Terungkap, Foto Kenakan Kaos IDF Israel Viral
-
Gubernur Pramono Bahas Rencana Konser BTS 2026 Saat Temui Wakil Wali Kota Seoul
-
Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan
-
Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli
-
Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta
-
Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi
-
Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital
-
KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak