Suara.com - Ketua Ombudsmen, Danang Girindrawardana menilai reformasi birokrasi sebenarnya bukan hal sulit. Yang menjadikan hal itu sulit diwujudkan adalah jajaran birokrat yang tidak ingin direvolusi karena sudah puluhan tahun menikmati situasi ini. Padahal seharusnya, pejabat yang tidak berprestasi dan tidak mau berubah seharusnya segera diganti.
"Birokrat melihat reformasi birokrasi itu berat, mengapa karena mereka tidak mau berubah. Pejabat yg tidak mau berubah ganti saja, kita bisa buat proses akhir dari reformasi itu dalam waktu yang singkat," tegas Danang dalam diskusi bertajuk Revolusi Mental Layanan Publik' di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu(22/11/2014).
Sementara Direktur Lembaga Penelitian Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial(LP3ES), Suhardi bahkan menilai birokrasi tak ubahnya unit bisnis ekonomi yang bertujuan untuk memburu rente. Karenanya dia mendesak Kementerian Pemberdatagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi(Menpan RB) tegas dengan kebijakannya.
"Meskipun menteri PAN membuat aturan pelayanan publik, tanpa pengawasan yang etgas akan selalu diabaikan," tutupnya.
Ia mengibaratkan revolusi mental birokrasi layaknya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia(PSSI) yang mengharapkan Indonesia merebut piala dunia. Harapan tinggi, ujarnya, tanpa didukung oleh aksi nyata dan kerja keras tidak akan mungkin tercapai.
"Revolusi mental pelayanan publik yang baik ini khususnya bidang korupsi, seperti PSSI mengharapkan menjadi juara dunia," katanya.
Dia bahkan menilai agama tidak menjamin akhlak seseorang makin meningkat dan lantas menghindari korupsi.
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Dukungan ke Saiful Mujani Mengalir dari Aktivis, Soroti Kebebasan Kritik di Era Prabowo Subianto
-
Kasus Kekerasan Seksual Libatkan Oknum Polisi di Jambi, Menteri PPPA Minta Diadili di Peradilan Umum
-
Lantai 4 Bangunan Asrama Polri Kalideres Terbakar, Atap Runtuh Timpa Mobil Parkir
-
Geledah Rumah Bupati Tulungagung dan Ajudannya, KPK Temukan Dokumen Alat Tekan
-
Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel
-
Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun
-
Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka
-
Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual
-
Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua
-
Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik