- Tokoh aktivis di Ciputat memberikan dukungan kepada akademisi Saiful Mujani terkait kritik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
- Yuniyanti menegaskan bahwa penyampaian kritik terhadap kekuasaan tidak boleh dikriminalisasi atau berujung pada proses hukum pidana.
- Muhammad Isnur dari YLBHI mengkritik transparansi pembahasan undang-undang serta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang dinilai bermasalah.
Suara.com - Dukungan terhadap akademisi Saiful Mujani yang melontarkan kritik keras terhadap jalannya pemerintahan Prabowo Subianto mengalir dari sejumlah tokoh aktivis di Ciputat.
Dalam forum Sebelum Halal Bihalal Ditertibkan, sejumlah tokoh menyoroti pentingnya kebebasan berekspresi dan kritik terhadap pemerintah, serta menolak adanya represi terhadap akademisi dan aktivis.
Mantan Ketua Komisi Nasional (Komnas) Perempuan, Yuniyanti Chuzaifah, menegaskan bahwa kritik terhadap kekuasaan tidak seharusnya berujung pada proses pidana.
“Kritik pada kekuasaan bukanlah dosa yang harus berakhir di penjara. Jangan mau disandera untuk menjadi takut menyampaikan kebenaran,” ujar Yuniyanti.
Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur, menilai kondisi saat ini membuat masyarakat berada dalam ketakutan.
“Kita sedang hidup dalam ketakutan. Kalau betul demikian, apakah kita masih bisa dibilang hidup di alam demokrasi? Sebenarnya kita tidak lagi hidup di alam demokrasi, kita hidup di dalam ilusi demokrasi,” kata Isnur.
Ia juga menyoroti proses pembahasan undang-undang yang dinilai tidak transparan.
“Undang-undang dibahas di hotel tanpa jelas dari mana beayanya. Berarti ada sponsornya. Itu bahaya,” ujarnya.
Selain itu, Isnur turut menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menurutnya belum memiliki landasan undang-undang, meski menggunakan anggaran besar.
Baca Juga: Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!
Sementara itu, mantan Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Komaruddin Hidayat, mengapresiasi inisiatif Komunitas Ciputat dalam menyuarakan kondisi negara.
“Jangan lelah mengawal cita-cita kemerdekaan sampai terwujud masyarakat yang cerdas, sehat, sejahtera, adil, dan bahagia,” kata Komaruddin.
Berita Terkait
-
Dituding 'Menjilat' Prabowo Terkait Selat Hormuz, Gus Miftah: Ini Soal Keyakinan!
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Bahlil Bakal Jadi Menko? Begini Respons Sekjen Golkar
-
Dinilai Terlalu Provokatif, Mabes Polri Didesak Usut Dugaan Makar dari Pernyataan Saiful Mujani
-
Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Molor! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Baru Bisa Dibuka Bertahap, Ini Jadwal Terbarunya
-
Kebakaran Kebon Kosong: 3 Warga Terluka, Suparno Dirujuk ke RSCM usai Rumah Ludes
-
Rumah Ludes Dalam Sekejap, 620 Warga Korban Kebakaran Kebon Kosong Mengungsi
-
Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran: 250 Rumah Hangus, Ratusan Warga Kini Mengungsi di Tenda Darurat
-
Trump Umumkan Perdamaian, Netanyahu Justru Ancam Serang Lebanon Lebih Kejam
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya