News / Nasional
Senin, 24 November 2014 | 08:51 WIB
Akbar Tanjung (tengah) dan Aburizal Bakrie (kanan). (Antara/Regina Safri)

Suara.com - DPP Partai Golkar masih bingung menetapkan lokasi penyelenggaraan Musyawarah Nasional IX yang telah diputuskan untuk dipercepat menjadi 30 November 2014.

Menurut informasi yang diperoleh suara.com, Senin (24/11/2014), hasil keputusan Rapimnas yang digelar di Yogyakarta, acara Munas akan digelar di Bandung, Jawa Barat, pada 30 November sampai 4 Desember 2014. Tapi, karena tidak mendapatkan izin penyelenggaraan kegiatan, DPP akan mengubah tempat acara yaitu di Surabaya, Jawa Timur.

Sama seperti di Bandung, rencana menyelenggarakan Munas di Surabaya kabarnya juga tidak mendapatkan izin.

DPP kembali melakukan konsolidasi internal, lalu diputuskan untuk menyelenggarakan Munas di Bali. Belakangan diperoleh kabar, rencana tersebut juga bernasib sama seperti di Bandung dan Surabaya.

Menanggapi kebingungan untuk mencari tempat penyelenggaraan acara, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Lalu Mara Satriawangsa mengatakan lokasi Munas akan diputuskan di dalam rapat pleno hari ini.

"Nanti diputuskan di rapat pleno," kata Lalu Mara kepada suara.com.

Lalu Mara mengaku belum bisa memberikan banyak penjelasan karena saat ini sedang sakit meriang.

Sebelumnya, juru bicara Poros Muda Partai Golkar wilayah Indonesia Timur Victor Abraham Abaidata mengungkapkan bahwa partainya sedang bingung mencari tempat.

"Saya mau katakan, bahwa mereka itu sedang bingung lokasi penyelenggaraan munas, karena belum dapat izin menyelenggarakan kegiatan," kata Victor.

Victor menambahkan apabila DPP Partai Golkar mengklaim sudah memperoleh izin penyelenggaraan Munas di Bali, DPP Partai Golkar sebaiknya bisa menunjukkan bukti izin itu.

"Jangan-jangan mereka mengaku sudah memperoleh izin di Bali hanya untuk meyakinkan DPD I dan II saja," kata dia.

Menjelang Munas, sejumlah nama calon ketua umum mencuat, di antaranya adalah Agung Laksono dan Aburizal Bakrie. Banyak kalangan memprediksi jalannya Munas yang agendanya untuk memilih ketua umum baru kali ini akan berlangsung alot.

Tag

Load More