Suara.com - Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kabarnya telah menyusup ke Negeri Jiran Malaysia. ISIS mengancam akan melancarkan teror ke partai politik lokal melalui anggotanya yang berada di negara tersebut.
Hari ini Rabu, (26/11/2014) Perdana Menteri Malaysia Najib Razak secara resmi mengajukan rancangan Undang-undang ke Parlemen dalam upaya untuk mengantisipasi bahaya ISIS di Malaysia.
Menteri Dalam Negeri Malaysia Dr. Ahmad Zahid Hamidi mengatakan, rancangan undang-undang tersebut berisi tentang pasal-pasal upaya pencegahan dan pemberantasan terorisme.
"Ancaman itu nyata. Dan kami harap ini (rancangan undang-undang) akan menciptakan kesadaran pada dua sisi, baik secara politik maupun secara keseluruhan," kata Zahid.
"Jika mereka (ISIS) membunuh sesama muslim, pasti mereka juag akan membunuh non muslim. Masyarakat harus waspada dan tindakan pencegahan harus segera dilakukan," katanya.
Dalam keterangannya, Zahid ikut menyinggung mengenai keterlibatan 2 warga negara Malaysia yang diduga ikut terlibat dalam organisasi ISIS. Mereka diduga ikut mendanai kegiatan ISIS. Karena alasan ini, pemerintah mendesak parlemen segera mengesahkan rancangan undang undang terorisme.
"Kami akan menguatkan 7 elemen hukum yang sudah ada dengan mengubah klausulnya, atau mengajukan undang-undang anti terorisme baru sebagai upaya tindakan pencegahan. Undang-undang ini nantinya akan melengkapi SOSMA (pengganti ISA)," lanjutnya.
"Ancaman dari luar negeri itu nyata. Yang paling ditakutkan, teroris Malaysia kini sudah terhubung dengan luar negeri. Ini adalah sebuah ancaman yang serius," tukasnya. (Asione)
Tag
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi