Suara.com - Tim bulutangkis Indonesia sudah memastikan diri akan terbang ke Kuala Lumpur, Malaysia, sebagai salah satu semifinalis Axiata Cup 2014. Namun, hal ini tak membuat kubu Merah Putih akan mengendurkan kekuatan di tiga laga tersisa, yakni saat menghadapi Singapura hari ini, berikut tim Europe All Star, serta Thailand.
"Lawan Singapura kami akan tetap menurunkan jajaran pemain terbaik kami, karena kami masih harus mengejar poin agar bisa finis di urutan pertama atau kedua setelah penyisihan," ujar manajer tim, Aryono Miranat, Minggu (30/11/2014).
Sebagaimana dikutip laman resmi PBSI, Aryono menuturkan bahwa tim juga akan menyiapkan strategi untuk melawan Singapura. Hal itu terutama karena Singapura kemungkinan memiliki tambahan baru dari atlet-atletnya yang selesai berlaga di Makau kemarin.
"Susunan pemain kami bisa saja pemain junior atau pasangan junior-senior, mengingat Singapura sepertinya akan memiliki kekuatan tambahan. Kami akan terus berusaha untuk meraih hasil semaksimal mungkin selama penyisihan," lanjutnya.
Sampai hari keempat ini, Indonesia memang kerap menurunkan susunan pemain berbeda. Di tiga laga pertama, Mohammad Ahsan/Markis Kido selalu menjadi punggawa di ganda putra. Tetapi dalam pertandingan melawan Filipina, Minggu, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Markus Fernaldi Gideon dipercaya melakoni laga ini.
Di sektor tunggal putra, Indonesia juga tercatat sudah menurunkan tiga atlet berbeda, yakni Dionysius Hayom Rumbaka, Simon Santoso dan Tommy Sugiarto. Sementara untuk tunggal putri, Indonesia sejauh ini sudah menurunkan Bellaetrix Manuputty dan Hana Ramadhini, dan di ganda campuran ada pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Riky Widianto/Richi Puspita Dili, serta Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika.
Berita Terkait
-
Juara Umum! Indonesia Borong 4 Gelar di Thailand Masters 2026
-
Mundur dari Indonesia Masters 2026, Jonatan Christie Pilih Jaga Kondisi
-
Final Perdana Jonatan Christie di 2026: Harapan Gelar Super 750 di India
-
Bongkar Pasang Ganda Putri 2026: Alasan Karel Mainaky Ambil Keputusan Besar
-
Agenda Turnamen BWF Januari 2026: Jadwal Padat Musim Baru Bulutangkis Dunia
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah
-
Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak
-
Dari Perca Batik ke Ikon Ramadan: Kisah Peci Jogokariyan Tembus Pasar Mancanegara
-
Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
-
DPRD DKI: Pasar Induk Kramat Jati Jadi 'Lapak' Pembuangan Sampah Ilegal
-
Jangan Jadi Korban! Satgas Pangan Temukan Susu Kedaluwarsa dan Mie Boraks di Jawa Barat
-
Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial
-
Wajah Baru Pasar Palmerah: Trotoar Akan Diperbaiki, Pedagang Tak Boleh Berjualan di Bahu Jalan
-
Singgung Tanggung Jawab Lembaga, Peneliti BRIN Minta Polri Setop Pakai Istilah Oknum
-
Aktivis Soroti Respons Istana ke Kritik BEM UGM: Harusnya Dialog, Bukan Serang Balik