Suara.com - Tim Memphis Grizzlies akhirnya kembali merasakan kekalahan, untuk ketiga kalinya musim ini, saat bermain di kandang Houston Rockets, Rabu (3/12/2014) malam waktu setempat. Dalam pertandingan itu, Rockets sukses membungkam Grizzlies dengan skor 105-96.
Menariknya, semua (lima) pemain yang diturunkan Rockets sebagai starter mampu mencetak angka dua digit di laga ini. James Harden menjadi penyumbang angka terbesar dengan 21 poin, sementara rookie Tarik Black mencatatkan double-double dengan 10 poin dan 11 rebound.
Selain mereka, ada Jason Terry dan Trevor Ariza yang sama-sama menyumbang 16 poin bagi Rockets kali ini. Hasil ini sendiri membuat rekor NBA Grizzlies sedikit memburuk menjadi 15-3, berada sementara di bawah Golden State Warriors yang masih 15-2.
Sementara itu di pertandingan lain, Toronto Raptors pun memperbaiki rekor mereka menjadi 15-4, usai memenangi laga di kandang Utah Jazz dengan 123-104. Kyle Lowry menjabdi kontributor terbesar bagi Raptors di laga ini dengan 39 poin (tertinggi dalam kariernya).
Di tempat lainnya, Dallas Mavericks sukses meraih kemenangan tipis 107-105 di detik terakhir atas Milwaukee Bucks. Angka penentuan itu didapat dari tembakan melompat mundur (fadeaway) Monta Ellis di jarak 3 meter lebih. Ellis sendiri menyumbang total 23 poin di laga ini, diikuti Tyson Chandler dengan 18 poin, Chandler Parsons dengan 14 poin, serta Al-Farouq Aminu dan Jameer Nelson dengan masing-masing 13 poin.
Berikut hasil lengkap pertandingan NBA pada Rabu (3/12):
-Chicago Bulls vs CHARLOTTE Hornets: 102-95
-WASHINGTON Wizards vs LA Lakers: 111-95
-BOSTON Celtics vs Detroit Pistons: 109-102 (OT)
-BROOKLYN Nets vs San Antonio Spurs: 95-93 (OT)
-Atlanta Hawks vs MIAMI Heat: 112-102
-HOUSTON Rockets vs Memphis Grizzlies: 105-96
-Dallas Mavericks vs MILWAUKEE Bucks: 107-105
-Philadelphia 76ers vs MINNESOTA Timberwolves: 85-77
-Toronto Raptors vs UTAH Jazz: 123-104
-LA CLIPPERS vs Orlando Magic: 114-86
[Reuters]
Berita Terkait
-
LeBron James Pecahkan Rekor 'Field Goal' Terbanyak NBA, Lewati Catatan Kareem Abdul-Jabbar
-
Basketball Therapy: Saat Basket Bisa Meredakan Emosi dan Menjalin Koneksi
-
Anthony Edwards Sabet MVP NBA All-Star 2026, Bawa USA Stars Juara
-
Daftar Tokoh Olahraga yang Terseret Epstein Files: Dari Bos Chelsea hingga Pebasket NBA
-
Air Mineral Pegunungan Alami Dukung Konsistensi dan Stamina Atlet Basket Indonesia
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar