Suara.com - Seorang mahasiswi berprestasi di sebuah universitas nekat mengakhiri hidupnya dengan membakar diri setelah mendapat nilai nol dalam sebuah ujian. Pinki Chauhan, si mahasiswi, mengguyur tubuhnya dengan minyak tanah dan menyulut api dengan sebuah korek api.
Dalam keadaan terbakar, gadis berusia 19 tahun itu berlari melintasi halaman kampus universitasnya di Gurgaon, sebelum akhirnya terjatuh tepat di depan ruangan rektor kampus. Pinki meninggal dunia beberapa hari sesudah peristiwa tersebut.
Pinki bukan mahasiswi yang bodoh. Ia mendapat nilai tinggi dalam mata kuliah matematika dan fisika. Namun, menurut Arun, saudara lelakinya, Pinki kesal lantaran mendapat nilai nol dalam sebuah ujian. Arun menceritakan, Pinki pernah terlibat adu argumen dengan para dosen ketika ia meminta ujiannya diperiksa kembali.
Namun, tampaknya tak hanya itu masalah yang membuat Pinki untuk mengakhiri hidupnya. Pinki khawatir tidak bisa menggapai cita-citanya gara-gara nilai jelek itu. Di sisi lain, ia didesak oleh beberapa anggota keluarganya untuk segera menikah dan berumah tangga di usia muda, yang artinya dia harus mengesampingkan karier.
"Ia tidak tahu apa lagi yang harus dilakukan," kata Arun. "Ia membuat dirinya sendiri merasa tertekan," lanjut Arun.
Universitas tempatnya kuliah, Government Girls College, menolak memberikan komentar terkait kasus tersebut. Mereka hanya mengatakan, saat ini kasus itu sedang diselidiki oleh polisi.
Apa yang menimpa Pinki ini merupakan salah satu masalah yang menimpa muda-mudi India. Sebagian kecil masyarakat yang masih memegang erat tradisi belum siap menghadapi arus modernisasi yang bertentangan dengan nilai-nilai kebudayaan.
Faktor-faktor budaya, diskriminasi, tekanan orang tua dan persaingan untuk mendapat gaji tinggi dinilai sebagai pemicu terjadinya epidemi bunuh diri di antara muda-mudi India. India merupakan negara yang memiliki angka bunuh diri anak-anak usia 15 hingga 29 tahun paling tinggi di dunia berdasarkan laporan yang dirilis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Di India, bunuh diri justru banyak terjadi di kalangan muda-mudi yang tinggal di kota-kota dengan tingkat kemakmuran tinggi. Di India bagian selatan, di mana warga yang melek huruf dan berpenghasilan tinggi jumlahnya paling banyak di negeri tersebut, angka bunuh dirinya justru 10 kali lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara di India bagian utara. Data tersebut berdasarkan sebuah studi yang diterbitkan di jurnal medis The Lancet pada tahun 2012.
Berita Terkait
-
Keluarga Ungkap Fakta di Balik Tewasnya Kakek 80 Tahun Terserempet KRL di Cawang-Tebet
-
Penembakan SMP Katholik Filipina, Siswa Bawa Pistol Kaliber 45 ke Ruang Kelas
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Bom Bunuh Diri Meledak Tewaskan 14 Orang di Lembah Swat
-
Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
PTUN Jakarta Tolak Gugatan PKPI, PERKAPI Tegaskan Status Hukumnya Sah
-
Teknologi Energi hingga Data Center Dipamerkan di IEE Energy Week 2026
-
Merger PT Adhi Karya dan PT PP Rampung Desember 2026, Siapa yang Akan Bertahan?
-
Beda Cushion Somethinc Hooman dan Copy Paste, Mana yang Cocok untukmu?
-
Pramono Ungkap Alasan Tarif RSUD Disesuaikan, Ada Layanan VIP untuk Warga Mampu
-
Takut Breakout? Ini 5 Sunscreen Ampoule yang Aman untuk Skin Barrier
-
Gunung Merapi Ungup-ungup Terbakar, Api Mendekati Jalur Kawah Ijen
-
Film Indonesia Makin Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri, 531 Karya Masuk FFI 2026
-
Hari Pelanggan Nasional 2026, bank bjb Hadir untuk Layanan yang Setara dan Berkelanjutan
-
Macet Panjang Akibat Truk Mogok di Petukangan, Transjakarta Koridor 13 Hanya Sampai Halte JORR