Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi meluncurkan layanan call center 151, yang bertujuan untuk menyerap keluhan masyarakat terkait transportasi di sektor darat, laut, udara, dan kereta api.
Call center 151 diperuntukkan menerima keluhan dan masukan masyarakat selama 24 jam.
Masyarakat bisa menyampaikan keluhan seperti keterlambatan pesawat hingga pelayanan buruk operator transportasi.
"Call center ada gunanya apalagi kementerian teknis. Ini akan layani masyarakat untuk beri penjelasan dan menerima komplain," kata Menteri Perhubungan Ignatius Jonan di Kemenhub, Jakarta, Selasa (16/12/2014).
Tahapan penanganan call center 151 nantinya terbagi dalam 3 tahap atau tier. Tier 1 akan menerima laporan dari masyarakat, yang langsung dipegang dan diterima oleh operator.
Tier 2 terdiri dari tim Kemenhub jika ditemukan perlu penanganan serius dengan pelayanan menelpon masyarakat. Selanjutnya saat persoalan dinilai sulit maka masuk ke tier 3, yang langsung ditangani oleh pejabat terkait.
Pada kesempatan tersebut yang sama, Kemenhub juga meluncurkan layanan email kedinasan Kemenhub yakni @dephub.go.id dan web portal terpadu Kemenhub.
Layanan tersebut berfungsi sebagai program keterbukaan informasi kepada publik, untuk mempermudah dan mempercepat proses penggalian dan penyampaian informasi di level internal dan eksternal Kemenhub.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
Terkini
-
Jejak Kelam Syekh Ahmad Al Misry, Pendakwah Ternama Diduga Lecehkan Santri Laki-laki
-
KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik, Ajukan Lima Rekomendasi Perbaikan Pemilu
-
8 Orang Tewas dalam Tragedi Helikopter Jatuh di Sekadau, KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan
-
DPR: Napi Korupsi Ngopi di Kafe, 'Mustahil Tanpa Kerja Sama Petugas!'
-
Negara Rugi Bandar Akibat Rokok Ilegal, Ekonom: Penegakan Hukum Tak Bisa Ditawar
-
Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil dan Stok Berlimpah
-
Selat Hormuz Memanas, Indonesia Amankan Kedaulatan Pangan Lewat Kemandirian Produksi Pupuk
-
Pupuk Indonesia Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung, Dorong Pembinaan Berkelanjutan
-
Sopir Bajaj Tanah Abang Dipalak, DPRD DKI Dorong Sistem Parkir Cashless
-
Ustaz Solmed Laporkan Lebih dari 10 Akun Medsos atas Dugaan Pencemaran Nama Baik