Suara.com - Ketua DPP PAN Tjatur Sapto Edy mengungkapkan ada tiga kandidat calon ketua umum PAN periode 2015-2020 yang akan bertarung di Kongres 2015.
"Kongres PAN sekitar bulan Maret atau April, yang muncul ada Zulkifli (Hasan), Hatta (Rajasa), dan Dradjad (Wibowo)," kata Tjatur di Gedung Nusantara I, Jakarta, Selasa (16/12/2014).
Tjatur mengatakan belum tahu calon terkuat yang akan bertarung dalam kontestasi tersebut. Namun dia menilai aspirasi di akar rumput partai masih menginginkan Hatta jadi ketua umum karena perolehan suara PAN di pemilu 2014 naik.
"Belum tahu (calon kuat), tapi ada beberapa teman yang katakan bersama Hatta, PAN suaranya naik," ujarnya.
Dia mengatakan suara daerah masih belum terlihat secara pasti siapa yang diinginkan untuk maju. Namun menurut Tjatur, Ketua Majelis Pertimbangan PAN Amien Rais sebagai pendiri partai, tegas membuka ruang demokrasi dalam pemilihan ketua umum nanti.
"Saat ini belum mengkristal, mungkin Januari 2015 (terlihat calon ketum PAN). Pak Amien sekarang membebaskan, membuka keran demokrasi siapa yang maju," katanya.
Menurut dia, PAN memiliki tradisi kekeluargaan yang kental sehingga dirinya tidak melihat ada faksi-faksi di internal partai. Karena itu, ujar dia, tidak ada perpecahan di internal PAN terutama menjelang pemilihan ketua umum.
"PAN kekeluargaannya kental, dan saya tidak melihat ada faksi-faksi di internal partai," ujarnya.
Selain itu, menurut dia, ada keinginan beberapa kader yang ingin membawa PAN ke Koalisi Indonesia Hebat namun mayoritas kader tidak menginginkan hal tersebut. Dia mengibaratkan berpindah ke KIH seperti memakan buah khuldi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
-
Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Terkini
-
Kejagung Tak Ampuni Tersangka Korupsi BGN, Pasal TPPU Menanti untuk Pulihkan Kerugian Negara
-
Veronica Tan: Perempuan yang Berdaya Secara Ekonomi Lebih Kuat Hadapi Kekerasan
-
Ada Apa? Rapat Perdana Anggaran BGN di DPR Mendadak Digelar Tertutup
-
Mendagri Teken SEB dengan Kepala BPS, Minta Pemda Dukung Sensus Ekonomi 2026
-
Kritik Keras DPR Soal Anggaran Pendidikan 2027: Jangan Cuma Fokus Fisik, Guru Juga Butuh Sejahtera!
-
Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Perangkat Desa Rp2,4 M! Libatkan 3 Kades Demi Kumpulkan Upeti
-
Pengamat Soroti Dominasi 'Geng Solo' di Kabinet Prabowo, Singgung Risiko Vacuum of Power
-
Soal Peluang Kerja WNI di Jerman hingga Perdamaian, Ini Obrolan Prabowo dan Presiden Steinmeier
-
Ilmuwan Temukan Cara Baru Daur Ulang Plastik Tanpa Pelarut, Bisakah Jadi Jawaban Krisis Sampah?
-
Tak Perlu Dapur Baru! DPR: Libatkan Kantin untuk Makan Gratis Sudah Kami Sarankan Lama