Suara.com - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengadakan acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (18/12/2014). Padahal sementara itu, ada aturan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) yang menyerukan penyelenggara negara untuk tidak melakukan rapat di hotel.
Terkait hal itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago berdalih, acara Musrenbangnas ini sengaja dilakukan di hotel karena tempatnya yang memadai. Untuk diketahui menurutnya, acara Musrenbangnas ini menghadirkan ribuan undangan yang antara lain terdiri dari para kepala daerah dan jajarannya.
"Di mana gedung pemerintah bisa menampung orang sebanyak ini?" tanya Andrinof, saat ditanya wartawan di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (18/12/2014).
Andrinof pun mengatakan bahwa acara ini dilaksanakan dalam rangka menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPMJN) periode 2015-2019.
Dikatakan Andrinof lagi, meski acaranya di hotel, pihaknya sendiri pada prinsipnya tetap melakukan penghematan. Termasuk saat mengadakan Musrenbang Regional di lima kota Indonesia, pihaknya pun menurutnya menggunakan gedung pemerintahan daerah setempat.
"Prinsipnya memang penghematan. Tapi kita gelar di daerah pun, itu kita pakai gedung pemerintah. (Sekarang) Kan semua dikumpulkan di sini," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam