Hari Ibu dirayakan dengan meriah di Tanah Air. Banyak pesta digelar dan media sosial riuh dengan kisah tentang para ibu yang tekun dan setia, tidak terkecuali dari Presiden Joko Widodo.
Jokowi, sapaan akrab Presiden, lahir dari rahim Sujiyatmi. Selain Jokowi, Sujiyatmi juga mempunyai tiga puteri dari pernikahannya dengan Wijiatno Notomiharjo.
Dan tentang Sujiyatmi, ibunda yang melahirkan dan membesarkannya, Presiden Jokowi menuliskan pengalamannya di akun Facebook pada Senin (22/12/2014) malam.
Berikut adalah penuturan Jokowi seperti yang dikutip dari akun Facebook Ir H Joko Widodo:
Mengenang hari Ibu, membuat saya teringat ketika saya masih remaja dulu, ada satu waktu yang amat membekas dalam batin bagaimana kasih sayang Ibu, membuat saya kukuh dan kuat menghadapi tantangan hidup.
Saat saya sekolah dulu, saya pernah kecewa karena tidak bisa masuk SMA favorit padahal nilai saya termasuk bagus, kekecewaan saya mungkin kekecewaan di masa remaja, berhari-hari saya murung, namun satu kali saya melihat Ibu saya tekun memotong bambu yang akan dijualnya, saya tersentuh.
Teringat saya bagaimana Bapak dan Ibu saya berjuang keras hanya untuk membeli buku dan mencari uang dengan keringat yang jujur untuk saya dan adik-adik agar bisa sekolah. Waktu itu ibu saya berkata "untuk jadi orang besar, kamu harus punya jiwa besar" saya pegang kata-kata itu menjadi keyakinan dalam diri saya untuk menghadapi segala persoalan hidup dengan jiwa besar dan ikhlas.
Saya pernah mendengarkan ibu saya dalam sholatnya mendoakan anak-anaknya, agar anak-anaknya 'mentas' dalam kehidupan. Setiap selesai sholat disebut nama saya dan adik-adik saya, doa ibu saya adalah doa yang sungguh kepada Allah SWT.
Doa seorang Ibu adalah doa yang paling menyentuh, hubungan kemanusiaan paling dalam adalah hubungan anak dengan Ibunya.
Semua Ibu di dunia ini dibesarkan oleh rasa manusia merawat anak-anaknya tumbuh.
Saya kutip puisi berjudul "Ibu" dari penyair Kahlil Gibran :
Ibu merupakan kata tersejuk yang dilantunkan oleh bibir -bibir manusia.
Dan "Ibuku" merupakan sebutan terindah.
Kata yang semerbak cinta dan impian,
manis dan syahdu yang memancar dari kedalaman jiwa. .
Ibu adalah segalanya. Ibu adalah penegas kita diwaktu lara, impian kita saat susah sengsara, rujukan kita dikala nista. Ibu adalah mata air cinta, kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi.
Siapa pun yang kehilangan ibunya, ia akan kehilangan sehelai jiwa suci yang senantiasa merestui dan memberkatinya.
Alam semesta selalu berbincang dalam bahasa ibu. Matahari sebagai ibu bumi yang menyusuinya melalui panasnya.
Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi sampai malam merebahkannya dalam lentera ombak, syahdu tembang kicau burung- burung dan alur sungai.
Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan. Bumi menumbuhkan, menjaga dan membesarkannya.
Pepohonan dan bebungaan adalah ibu yang tulus memelihara bebuahan dan bebijian. Ibu adalah jiwa keabadian bagi semua wujud. Penuh cinta dan kedamaian.
-Selamat Hari Ibu-.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya