Suara.com - Panitia seleksi calon hakim konstitusi mengumumkan lima nama yang lolos seleksi tahap pertama dan akan menjalani tes kesehatan.
"Dalam dua hari interview masing-masing anggota pansel memberikan penilaian independen," kata Ketua Panitia Pansel Saldi Isra dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (23/12/2014).
Ia mengatakan setelah lolos seleksi wawancara tahap pertama, maka kelima calon hakim Mahkamah Konstitusi itu akan menjalani tes kesehatan pada Senin (29/12/2014) mendatang. Saldi mengatakan bahwa pihaknya juga berharap masukan dari masyarakat atas lima calon hakim konstitusi tersebut.
Kelima nama calon hakim konstitusi tersebut masing-masing I Dewa Gede Palguna, SH, M.Hum yang merupakan dosen hukum tata negara di Fakultas Hukum Universitas Udayana Bali, Imam Anshori Saleh, SH, M.Hum yang merupakan komisioner Komisi Yudisial, Prof. Dr. Yuliandri SH, MH, guru besar Fakultas Hukum Universitas Andalas Padang, Dr. Aidul Fitriciada Azhari, SH, dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Dr. Indra Perwira, SH, MH, dosen Fakultas Hukum Universitas Padjdjaran Bandung.
Setelah menjalani proses pemeriksaan kesehatan maka para calon akan menjalani tes wawancara tahap kedua pada 30 Desember 2014 mendatang. (Antara)
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang
-
PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik
-
DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main
-
Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita
-
Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet
-
Geger Sekeluarga Tewas di Tenda Kamping Temanggung, UGM Konfirmasi Satu Korban Mahasiswanya
-
Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin
-
Aksi Kamisan ke-909 Soroti Penghilangan Paksa dan Tahanan Demonstrasi 2025
-
Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas
-
8 Fakta Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pekalongan, Korban Disebut Mencapai Puluhan