Suara.com - Setelah sepuluh hari ditutup akibat erupsi Gunung Gamalama, bandara Babullah Ternate, Maluku Utara (Malut) dibuka kembali untuk aktivitas penerbangan dari dan ke Ternate.
"Hari ini Bandara Babullah dibuka dan semua maskapai penerbangan telah membuka rute dari dan ke Bandara Babullah, meskipun saat ini Bandara Babullah masih berstatus siaga," kata Kepala Bandara Babullah Ternate, Taslim Badaruddin di Ternate, Senin (29/12/2014).
Ia mengatakan, pesawat yang pertama kali mendarat di Bandara Babullah Ternate yakni pesawat Sriwijaya Air jenis boing 737-300 rute Jakarta-Ternate, tak lama kemudian pesawat Batik Air jenis Boeing 737-800 dari Jakarta-Makassar menuju Bandara Babullah Ternate.
Taslim mengakui, aktivitas penerbangan di Bandara Babullah Ternate terkesan dipaksakan, karena seharusnya pengoperasian Bandara Babullah, harus menunggu pemberitahuan dari Badan Pusat Vulkanologi, Mitigasi dan Geologi (PVMG) Bandung mengenai kondisi terakhir status Gunung Gamalama.
Namun, karena kondisi erupsi Gunung Gamalama sudah jauh menurun, pihak Bandara Babbullah Ternate sejak kemarin memastikan Bandara Babullah harus dibuka.
Menurut Taslim, BPVMG sampai saat ini melaporkan kondisi Gunung Gamalama masih dalam status siaga dan sesuai ketentuan, Bandara Babullah Ternate baru bisa dioperasikan kembali untuk aktivitas penerbangan kalau status Gunung Gamalama sudah diturunkan dari siaga menjadi waspada, Tetapi karena hal ini merupakan situasional, sehingga keputusan Bandara Babullah dibuka merupakan keputusan bersama.
"Gunung Gamalama masih dengan status siaga, jelas kami tidak mengambil risiko untuk membuka Bandara Babullah untuk aktivitas penerbangan, memang perkembangan kondisi status Gunung Gamalama kondisinya telah menurun," katanya.
Akan tetapi, kata Taslim, meskipun aktivitas di Bandara Babullah Ternate telah dibuka, namun tidak menutup kemungkinan akan ditutup kembali, jika ada peningkatan erupsi Gunung Gamalama.
Saat ini ada enam maskapai penerbangan yakni Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Batik Air, Ekspres Air, Wings Air dan Susi Air yang menerbangi Bandara Babullah, dengan intensitas mencapai 800 sampai 850 penumpang setiap hari. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?