Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta pihak sekolah agar menindak tegas siswa-siswi yang terbukti berkelahi atau pun melakukan bullying.
Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Basuki saat memberikan arahan pada apel besar Deklarasi Sekolah Bersih, Sehat, Aman, Teladan, Nyaman, Transparan, Akuntabel dan Berintegritas SD, SMP, SMA dan SMK Negeri di Lapangan Silang Monas.
"Kepada pihak sekolah, saya minta supaya para pelajar yang suka berkelahi dan menindas siswa lain atau bullying agar ditindak dengan sangat tegas," kata Basuki di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (30/12/2014).
Menurut pria yang akrab disapa Ahok itu, tindakan tegas tersebut bisa dilakukan dengan cara langsung mengeluarkan murid yang melakukan kekerasan itu dari sekolah.
"Murid-murid yang suka berkelahi dan menindas orang lain itu lebih baik langsung dikeluarkan saja dari sekolah, kemudian dipindahkan ke sekilah swasta. Karena masih banyak anak-anak yang mau sekolah di sekolah negeri," ujar Ahok.
Apabila setelah dipindahkan ke sekolah swasta kelakuan murid tersebut tidak berubah, dia menuturkan, maka selanjutnya dikeluarkan dari wilayah DKI Jakarta.
"Kalau memang masih bandel juga dan kelakuannya tidak berubah, sebaiknya dikeluarkan saja dari Jakarta. Kita memang mesti tegas," tutur Ahok.
Dia mengungkapkan tindakan tegas tersebut bukan berarti tidak sayang dengan anak didik, namun justru membinanya karena akan menjadi penerus bangsa.
"Anak-anak itu kan akan jadi generasi penerus bangsa, sehingga harus dibina dengan baik, termasuk memberikan tindakan tegas. Kita memang sayang dengan anaknya, kita hanya tidak suka dengan kelakuannya," ungkap Ahok. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil
-
Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang