- Pendukung memadati Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa, 7 Juli 2026, untuk menyaksikan sidang putusan praperadilan Roy Suryo.
- Pihak pengadilan menyediakan fasilitas pendukung di luar ruangan karena kapasitas ruang sidang utama tidak mampu menampung massa.
- Sidang yang dipimpin hakim I Ketut Darpawan ini menguji keabsahan penangkapan Roy Suryo terkait kasus dugaan fitnah ijazah palsu Jokowi.
Suara.com - Ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dipadati pendukung Roy Suryo menjelang pembacaan putusan praperadilan, Selasa (7/7/2026).
Membludaknya massa membuat banyak pendukung tidak kebagian tempat dan terpaksa mengikuti jalannya sidang dari luar ruang persidangan.
Pantauan Suara.com, kapasitas ruang sidang utama tidak mampu menampung seluruh pendukung yang hadir. Sejumlah orang terlihat memenuhi area depan ruang sidang untuk menunggu jalannya persidangan.
Pihak pengadilan pun menyiapkan layar monitor, pengeras suara, serta deretan kursi panjang di luar ruang sidang agar para pendukung tetap dapat menyaksikan pembacaan putusan secara langsung.
Mayoritas pendukung mengenakan kaus berwarna putih dengan tulisan "Telah Mati Penegakan Hukum di Indonesia", sebagai bentuk dukungan kepada Roy Suryo.
Sidang praperadilan ini digelar untuk menguji sah atau tidaknya penangkapan Roy Suryo.
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) tersebut sebelumnya ditangkap Polda Metro Jaya atas kasus dugaan penyebaran fitnah dan pencemaran nama baik terkait isu ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi.
Persidangan dipimpin hakim tunggal I Ketut Darpawan yang dijadwalkan membacakan putusan atas permohonan praperadilan tersebut.
Baca Juga: PDIP Sindir Narasi 'Jateng Kandang Gajah' di Tengah Rencana Safari Jokowi
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
Terkini
-
KPK Bongkar Borok MBG, Kepala BGN Nanik S Deyang Malah 'Ngilang' Usai Audiensi
-
Jangan Mimpi Punya Generasi Emas, FKBI Soroti Ironi Negara Raup Rp2,23 Triliun dari Perokok Anak
-
Bukan Tenggelam! Bercak Darah Buktikan 3 Polisi Katingan Dihabisi Sebelum Dibuang ke Sungai
-
Kunjungan Prabowo dan PM India Narendra Modi, Operasional Candi Prambanan Disesuaikan
-
Mengapa Banjir Pesisir kini Semakin Sering Terjadi? Penelitian Ungkap Imbas Krisis Iklim
-
Pemprov DKI Respons Usulan Kenaikan Tarif Transjakarta, Fokus pada Rute Bandara
-
Penugasan Presiden ke Ketua MPR Dipertanyakan, Mekanisme Ketatanegaraan jadi Sorotan
-
Bedah Buku Presiden Solusi, Abdul Mu'ti Ajak Publik Jangan Cuma Melihat Kekurangan Prabowo
-
Isu PHK 1.250 Karyawan Mereda, Said Iqbal Batalkan Demo ke Kantor ByteDance Indonesia
-
DPR Mulai Bahas RUU Pertanggungjawaban APBN 2025, Fraksi Sampaikan Sikap