Suara.com - Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Muda F. Henry Bambang Soelistyo mengatakan sebanyak 46 unit kapal pencarian dan penyelamatan atau search and rescue unit (SRU) sedang bergerak melakukan pencarian korban dan pesawat AirAsia QZ8501.
"Pada hari ini, sebanyak 46 SRU bergerak melakukan pencarian," katanya di Kantor Pusat Basarnas, Jakarta, Jumat (2/12/2015).
Dia menyebutkan, dari 46 SRU, sebanyak 17 di antaranya beroperasi di udara dan 29 lainnya beroperasi di laut.
Tim udara terdiri atas tujuh helikopter dari dalam negeri, lima fix wing dalam negeri, dua helikopter Singapura, dua helikopter Amerika, dan satu fix wing milik Korea.
Henry menjelaskan bahwa SRU udara dari dalam negeri merupakan gabungan dari unsur TNI, Polri, dan Basarnas.
Sementara itu, tim pencari laut terdiri atas 21 kapal dari dalam negeri, empat kapal Singapura, tiga kapal Malaysia, dan satu kapal milik Amerika.
Tim laut dari dalam negeri, terdiri atas unsur TNI, Basarnas, Polri, BPPT.
Dia juga menambahkan bahwa tim evakuasi akan terus melakukan penyisiran di lokasi pencarian.
Pihaknya, tambah dia, juga akan memprioritaskan pencarian dengan luas area pencarian 1.575 mile square.
Tag
Berita Terkait
-
Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler
-
Tren Liburan 2025: Dari Lonjakan Pemesanan Hotel hingga Peran Teknologi Booking Cerdas
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Gen Z Malaysia Jatuh Cinta pada Indonesia: Rahasia Promosi Wisata yang Tak Terduga!
-
Bandara Ahmad Yani Semarang Kembali Buka Rute Internasional
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Korlantas Polri Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua pada 29 Maret
-
Kakorlantas: 42 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta hingga Kamis Dini Hari
-
Viral Mobil Dinas Plat B Dipakai Mudik, Pemprov DKI: Bukan Milik Kami
-
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung