Suara.com - Cuaca buruk ternyata masih menganggu proses evakuasi penumpang AirAsia QZ8501, pada hari ketujuh evakuasi ini. Seperti yang dirasakan oleh Pilot Helikopter Super Puma Mayor Suryo.
Sejak hari ketiga evakuasi, dirinya selalu terhalang cuaca. Helikopternya selalu gagal merapat ke KRI untuk mengambil jenasah, baik di KRI Bung Tomo atau KRI Banda Aceh.
Dia menerangkan, cuaca saat dia terbang selalu buruk dan tidak pernah cerah. Gelombang pun cukup tinggi membuat KRI yang dia dekati terombang-ambing. Belum lagi, angin yang cukup keras dan membuatnya terhempas.
"Kalau begitu, akhirnya saya balik lagi," ujarnya di Lanud Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Sabtu (3/1/2015)..
Suryo menceritakan, ada salah satu wartawan yang ikut dalam evakuasi hari ini. Dengan kondisi yang dia sebutkan tadi, sang wartawan pun minta ampun. Yarto mengatakan wartawan itu kapok naik helikopternya.
"Ada wartawan yang ikut pucat dan minta balik kanan (pulang)," kata nya.
Harusnya, helikopter Super Puma ini bisa mengangkut jenazah baik dari KRI Bung Tomo atau KRI Banda Aceh, namun,hal itu sulit dilakukan karena faktor cuaca.
"Benar-benar cuacanya," kata dia.
Tag
Berita Terkait
-
Bandara Ahmad Yani Semarang Kembali Buka Rute Internasional
-
Profil Ryan Harris, Keponakan Mantan Bos Air Asia yang Viral Gelar Royal Wedding Rp75 M
-
Ini Sumber Kekayaan Ryan Harris, Pantas Sanggup Undang Brian Eks Westlife dan Artis Mancanegara ke Nikahannya
-
Anak CEO Air Asia Pamer Jam Tangan Mewah Rp6 Miliar, Sebelum Gelar Pernikahan Fantastis Rp75 Miliar
-
Profil Gwen Asley: Anak Pengusaha yang Nikahi Anak CEO Air Asia dengan Biaya Rp 75 miliar
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit
-
Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air
-
Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN
-
Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Dapat Kado Keranda Mayat dari BEM UI, Kapolri Akui Polri Belum Sempurna dan Butuh Kritik
-
Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang
-
Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh
-
Tarif Transjabodetabek Bisa Berubah Total, Pola Jauh-Dekat Beda Harga
-
Buntut 5 Peserta Tewas, Kemhan Pangkas Durasi Latihan SPPI Jadi 2 Pekan
-
Disekat Mulai dari Pintu Masuk! Begini Skenario Ketat Sidang Perdana dr Tifa Besok