Manajemen AirAsia menyatakan siap membayar kompensasi asuransi sebesar Rp1,25 miliar per korban pesawat AirAsia QZ8501 kepada keluarga mereka.
Presiden Direktur AirAsia Indonesia, Sunu Widyatmoko, mengatakan kompensasi akan diberikan setelah seluruh proses evakuasi korban yang dikoordinir Badan SAR Nasional selesai.
Untuk tahap awal, AirAsia akan memberikan uang muka sebesar Rp300 juta per korban.
"Kami sudah menawarkan ini kepada pihak keluarga dan sudah ada yang bersedia menerima. Kami juga tidak memaksa mereka yang tidak mau menerima," ujar Sunu di Polda Jatim, Rabu (7/1/2015).
Menurut Sunu langkah manajemen AirAsia ini sudah sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 7 Tahun 2011 tentang kompensasi kecelakaan maskapai penerbangan.
Berdasarkan peraturan tersebut, penumpang yang meninggal sebelum naik pesawat atau karena pesawat, namun tidak berada di dalamnya berhak menerima kompensasi sebesar Rp1,25 miliar. Sedangkan penumpang selamat yang mengalami cacat karena kecelakaan berhak mendapatkan kompensasi sebesar Rp500 juta. (Yovie Wicaksono)
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kebon Pala Kembali Terendam Banjir 1,4 Meter, Warga Pilih Bertahan di Lantai Dua
-
10 Menteri Luar Negeri Dunia Kecam Serangan Israel Flotilla Gaza: Pelanggaran Hukum Internasional
-
Dorrr! Penembakan Terjadi di Islamic Center San Diego Amerika, Ada Korban WNI?
-
WNI Ditangkap Tentara Israel di Mediterania, KSP Dudung Minta Kemlu Tempuh Jalur Diplomasi
-
RI Gunakan Saluran Komunikasi, Desak Israel Bebaskan 2 Jurnalis dan 9 Aktivis Indonesia
-
Eks Wamenaker Noel: Saya Lebih Banyak Selamatkan Uang Rakyat Dibanding KPK!
-
Gudang Kardus 1.000 Meter di Cengkareng Ludes Terbakar, 3 Orang Dilarikan ke RS!
-
Iwakum Desak Pemerintah Lindungi 4 Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel dalam Misi Gaza
-
Dikejar Sekoci Israel: Relawan Indonesia Ceritakan Situasi Mencekam di Laut Mediterania
-
Skandal Korupsi Mesin Jahit PPKUKM Jaktim Terbongkar: Modus Mark Up Gila-gilaan, Negara Tekor Rp4 M!