Suara.com - Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis menyebut, peraturan tarif batas bawah Menteri Perhubungan Ignasius Jonan terhadap harga tiket pesawat tidak akan berpengaruh terhadap faktor keselamatan penerbangan.
Menurut Politisi Gerindra itu, sebaiknya Ignasius bukan mengurusi masalah tiket, namun memfokuskan diri terhadap regulasi tentang keselamatan penerbangan.
"Sebaiknya Menteri Perhubungan sebagai regulator fokus saja untuk memastikan agar patuh menerapkan prosedur keselamatan tanpa kompromi dan pengawasan terus menerus ketimbang mengeluarkan aturan baru tiket yang berimbas pada maskapai berbiaya murah," kata Fary dihubungi, Jakarta, Kamis (8/1/2015).
Padahal, harga tiket murah yang biasa ditawarkan maskapai berbiaya murah atau Low Cost Carrier (LCC), masih menjadi pilihan masyarakat luas saat menggunakan moda transportasi udara.
"Banyak masyarakat Indonesia terutama konsumen menengah ke bawah memilih menggunakan LCC/tiket murah saat terbang, murahnya harga tiket pesawat tidak berarti mengorbankan keselamatan penumpang," tutur Fary.
Untuk diketahui, Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan sudah menandatangani peraturan tarif batas bawah. Dengan adanya peraturan ini, sekaligus meniadakan harga tiket murah yang biasa ditawarkan maskapai berbiaya murah atau Low Cost Carrier (LCC).
Kebijakan tersebut ditujukan supaya maskapai lebih peduli terhadap aspek keselamatan penumpangnya.
"Makanya saya sudah tanda tangan tarif batas bawah," ujar Jonan di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (6/1/2015).
Berita Terkait
-
Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik
-
Hemat Energi, Menhub Minta Kendaraan Kementerian Beralih ke Listrik
-
Menhub Ungkap Dampak ke RI Soal Penutupan Wilayah Udara China
-
Alasan Kemenhub Tak Otak-atik Harga Tiket Pesawat
-
Minta KAI Percantik, Menhub: Bogor Stasiunnya Pada Jelek
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut
-
Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania
-
Minyak Dunia Tembus USD 110, Subsidi RI Terancam Bengkak Rp79 Triliun
-
Profil Pete Hegseth: Menteri Perang AS yang 'Membenci' Islam, Punya Tato Kafir
-
Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf ke Ulama dan Warga Madura Terkait Isu Narkoba
-
3 Jejak Kotor Pete Hegseth Si Dewa Perang yang Doyan Mabuk dan Terjerat Skandal Seks
-
Apa Saja Efek Blokade Selat Hormuz oleh AS? Ini 5 Konsekuensinya
-
Kapal Perang AS USS George HW Bush Bermanuver Jauh ke Afrika Demi Hindari Selat Hormuz
-
Menhaj Irfan Buka-bukaan Soal War Tiket Haji: Saya yang Tanggung Jawab
-
Nadiem Sebut Audit Kerugian Negara Rp2,1 Triliun Hasil Rekayasa: Terbukti di Sidang