Suara.com - Lima penerbangan dengan Bandung-Surabaya, di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Senin (19/1/2015), terganggu dikarenakan perbaikan landasan pacu di Bandara Juanda, Surabaya.
"Benar ada lima pesawat terganggu sehingga gagal berangkat dari Bandara Husein ke Bandara Juanda karena ada kerusakan runway di Bandara Juanda, Surabaya," kata General Manager PT Angkasa Pura II, Yayan Hendrayani, ketika dihubungi melalui telepon.
Ia mengatakan, pihaknya menerima informasi tentang perbaikan landasan pacu secara mendadak yaitu sekitar pukul 11.00 WIB.
"Dan perbaikan runway pun diperkirakan baru tuntas pukul 17.00 WIB," katanya.
Kelima rute penerbangan Bandung-Surabaya yang gagal berangkat tersebut, kata dia, adalah dua penerbangan dari Lion Air, kemudian dua lagi dari Air Asia, dan satu dari Garuda Indonesia.
Menurut dia, informasi kerusakan landasan pacu itu sudah diketahui masing-masing maskapai agar diteruskan kepada penumpang.
Sementara untuk masalah penggantian jadwal penerbangan atau ganti rugi lainnya, lanjut dia, hal itu di luar kewenangan PT Angkasa Pura II.
"Kalau untuk soal itu diserahkan ke masing-masing maskapai," kata dia. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Breaking News! Pesawat Bonanza TNI AL Dikabarkan Kecelakaan di Runway Bandara Juanda
-
Viral Warga Labrak Patwal Parkir di Area Disabilitas Bandara Juanda: Presiden Juga Tak Berhak
-
Viral Diusir Gegara Parkir di Jalur Disabilitas, Polisi Patwal Kena Semprot: Bapak Bisa Jalan Kan?
-
Kerja Apa Liburan? 7 Destinasi Favorit untuk Perjalanan Bisnis di Indonesia
-
571 Ribu Pergerakan Penumpang via Udara Terjadi Saat Arus Balik Lebaran 2024
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran