- Pemprov DKI Jakarta menutup permanen tempat hiburan malam Whiterabit di Golf Island, PIK, akibat keterlibatan dalam peredaran narkotika.
- Bareskrim Polri mengungkap kasus narkoba tersebut pada akhir Maret 2026 yang kemudian memicu penyelidikan dan penggeledahan lokasi usaha.
- Dinas terkait mencabut seluruh izin operasional Whiterabit karena terbukti melanggar aturan penyelenggaraan usaha pariwisata yang berlaku di Jakarta.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan penindakan tegas berupa penutupan permanen terhadap tempat hiburan malam Whiterabit di kawasan Golf Island, PIK, Jakarta Utara.
Langkah diambil setelah unit usaha tersebut terindikasi kuat terlibat dalam pusaran peredaran narkotika.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta bertindak sebagai eksekutor utama dalam penghentian seluruh aktivitas bisnis yang dikelola oleh PT Pribadi Utama Mandiri tersebut.
“Sebagai kronologi awal, dalam perkembangan penegakan hukum oleh aparat penegak hukum, pada akhir Maret 2026 Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri telah mengungkap kasus peredaran narkotika yang berkaitan dengan aktivitas di tempat hiburan malam,” jelas Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/4/2026).
Penutupan ini merupakan muara dari rangkaian penyelidikan intensif yang dilakukan Bareskrim Polri.
Aparat penegak hukum sebelumnya telah melakukan tindakan penggeledahan di lokasi guna mengumpulkan barang bukti serta menangkap para pelaku yang terlibat.
Pemprov DKI Jakarta pun segera merespons temuan tersebut dengan melakukan pengawasan, pemantauan, dan evaluasi secara menyeluruh.
“Dari hasil pengawasan dan evaluasi, ditemukan bahwa kegiatan usaha Whiterabit PIK melakukan pelanggaran Pasal 54 Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata,” papar Satriadi.
Berdasarkan regulasi tersebut, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta langsung mengajukan usulan pencabutan perizinan berusaha.
Baca Juga: Tok! Ammar Zoni Divonis 7 Tahun Penjara Kasus Peredaran Narkoba dalam Rutan
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu kemudian menindaklanjuti usulan tersebut, dengan mencabut izin operasional bar, restoran, kafe, hingga karaoke dari Whiterabit PIK.
Seluruh izin usaha dicabut secara resmi melalui surat pemberitahuan tertanggal 10 April 2026, bagi entitas yang berlokasi di Golf Island PIK Blok C tersebut.
“Selanjutnya, pada tanggal 20 April 2026, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta mengirimkan surat rekomendasi Penutupan Tempat Usaha PT. Pribadi Utama Mandiri (Whiterabit PIK) dengan nomor surat e-0515/PW.01.02 kepada Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta,” kata Satriadi.
Kegiatan penindakan lapangan oleh personel Satpol PP merupakan bentuk nyata dari penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah di wilayah ibu kota.
Pemerintah menekankan bahwa setiap tempat usaha pariwisata memiliki kewajiban mutlak untuk mematuhi ketentuan perizinan dan menjauhi aktivitas terlarang.
“Ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menciptakan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, serta memastikan seluruh pelaku usaha menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” pungkas Satriadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran
-
Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!
-
Tercekik Harga BBM, Transjakarta Siap Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
KPK Dorong Capres hingga Cakada Wajib dari Kader Parpol, Ini Alasan di Baliknya
-
Kelaparan Ekstrem Melanda Dunia di 2026, Gaza dan Sudan Paling Parah
-
El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist
-
Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI
-
Donor Darah Bareng Bank Jakarta dan PMI, Stok Darah DKI Didorong Tetap Aman