Suara.com - Pelaksanaan sidang paripurna DPR, Selasa (20/1/2015), yang mengagendakan pembahasan RUU Pilkada dan RUU Pemda molor dari jadwal semula. Sejatinya, sidang dimulai pukul 10.00 WIB, tapi sampai pukul 10.30 WIB belum juga dimulai karena jumlah wakil rakyat yang hadir belum kuorum.
Dari 555 anggota DPR, baru 197 orang yang mengisi daftar hadir sampai pada pukul 10.20 WIB. Berdasarkan absen, Fraksi PDI Perjuangan baru 35 anggota yang datang dari total 106 anggota. Golkar baru 35 orang yang hadir dari total 90 anggota. Fraksi Gerindra baru 25 yang hadir dari total 73 anggota. Demokrat baru 27 orang dari total 60 anggota.
Kemudian PAN baru 12 orang dari total 48 orang. PKB baru 10 orang dari 47 orang. PKS baru 18 orang dari total 40 anggota. PPP baru 14 anggota dari 39 anggota. Nasdem baru 15 orang dari 36 orang. Sedangkan Hanura baru enam orang dari 16 orang.
Menyangkut agenda sidang, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, "Hari ini agenda utamanya persetujuan DPR terhadap Perppu. Kalau disetujui, maka Perppu 1 dan 2 berarti langsung menjadi UU."
Dia mengatakan kemungkinan besar Perppu Pilkada akan diterima DPR dan disahkan menjadi UU. Sebab, kata dia, masyarakat Indonesia masih banyak yang menghendaki pilkada langsung oleh rakyat ketimbang suara mereka diwakilkan ke anggota DPRD.
"Dalam pandangan mini fraksi Komisi II, memang ada yang ingin revisi. Dan, ini tahapan selanjutnya. Jadi tidak ada Perppu yang disetujui dengan perbaikan. Tetapi disetujui atau tidak disetujui," kata Agus.
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap