Suara.com - Sebelum menabrak dua mobil, enam sepeda motor dan menewaskan empat orang di Jalan Sultan Iskandarsyah, Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan, mobil Mitsubishi Outlander B 1658 PJE maut itu dikemudikan oleh Sandi (40). Setelah mobil keluar dari underpass, sopirnya ganti Christopher Daniel (22).
"Mobil itu berjalan dari arah utara ke arah selatan di Jalan Sultan Iskandarsyah, sesampainya di keluaran underpass, pengemudi (Sandi) diturunkan oleh penumpang bernama Christopher, kemudian kendaraan dikemudikan oleh Christopher, pelajar," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Martinus Sitompul melalui pesan singkat kepada suara.com, Rabu (21/1/2015).
Setelah ganti sopir, mobil bergerak lagi dan sesampai di depan toko nomor F31, menabrak sepeda motor Honda Beat nomor polisi B 3060 BSM. Saat itu, mobil Outlander tetap saja berjalan dan sampai di dekat halte Transjakarta menabrak lagi mobil Toyota Avanza nomor polisi B 1318 TPJ yang dikemudikan Rifki Ananta (35), seorang PNS DKI Jakarta. Kemudian, Outlander menabrak Mitsubishi pick up nomor polisi B 9852 AP yang dikemudikan Ade (51), lalu menabrak sepeda motor Vario B 3216 SPE, motor Vixion B 3981 SON, Supra X B6684 TON, dan Hunda Vario B 6535 AM.
Dalam kejadian ini, empat orang meninggal dunia. Mereka adalah Mustopa (28) yang beralamat di Jalan Teratai Rt 02/01, Kelurahan Pondok Bambu, Jakarta Timur, kemudian Mayudin Herman yang beralamat di Pam Elok blok B1 10, Rt 01/14, Pondok Petir, Depok, kemudian Wisnu Anggoro (31) yang beralamat di Jalan Tanah Kusir Rt 01/01 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, dan keempat anggota Polsek Kebayoran Baru Inspektur Polisi Satu Batang Onang (46) yang beralamat di Jaya Baru, Pancoran Mas Depok. Sedangkan korban luka belum diketahui identitasnya.
"Polisi telah menangani kasus ini dengan mendatangi TKP. Korban langsung dibawa ke RS Fatmawati dan RS Pondok Indah. Kemudian mengamankan barang bukti, olah TKP juga mengamankan tersangka dan cek urine," kata Martinus.
Saat ini, Christopher sedang diperiksa di Polres Jakarta Selatan.
Terkait dengan kabar bahwa sebelum Christopher menggantikan Sandi, sempat terjadi pertengkaran di dalam mobil, Martinus belum bisa menjelaskan karena saat ini proses pemeriksaan sedang berjalan.
Berita Terkait
-
Transjakarta Berduka dan Serahkan Penyelidikan Kecelakaan Maut di Pondok Labu ke Polisi
-
Nasib Tragis Sutaji, Pemuda Pondok Labu Tewas Terlindas Transjakarta di Depan Bus Stop Taman DDN
-
Kecelakaan Maut di Cilandak: Pemotor Tewas Usai Hantam JakLingko Depan Warung Bakso
-
Tak Berbentuk! Potret Mobil Lexus SUV Anthony Joshua Ringsek Parah Usai Kecelakaan Maut di Nigeria
-
Melaju Kencang di Tikungan Tajam, 7 Fakta Kecelakaan Maut Bus PO Cahaya Trans di Exit Tol Semarang
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
Terkini
-
Curhat Warga Pinggir Rel ke Prabowo soal Relokasi: Asal Jangan Neko-neko dan Bukan Cuma Katanya
-
DPR Desak Transparansi Serangan di Lebanon: Jangan Sampai Kematian Prajurit TNI Tanpa Kejelasan
-
Saluran Limbah Teras Malioboro Meledak, Tiga Wisatawan Asal Bengkalan Terluka
-
Donald Trump Secara Terbuka Isyaratkan Ingin Ambil Minyak Iran dan Rebut Pulau Kharg
-
Kejagung Hormati Sikap DPR, Tegaskan Proses Hukum Amsal Sitepu Tetap Berjalan
-
Komnas HAM Nilai Kasus Andri Yunus Penuhi Unsur Pelanggaran HAM, Tapi Tunggu Keputusan Internal
-
'Brownis Jaksa' Jadi Sorotan, Kejagung Bantah Intimidasi Amsal Sitepu: Itu Program Humanis
-
Dinyatakan Hilang Misterius, Pak Tam Ditemukan di Mekkah
-
Tutup Pintu Damai, Pelapor Ijazah Palsu Jokowi Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Ditahan
-
Iran Terapkan Rezim Navigasi Baru di Selat Hormuz, Kapal Wajib Bayar Tarif Transit