Suara.com - Sesampai di Apartemen Capital, SCBD, Jakarta Selatan, sekitar jam 13.45 WIB, para wartawan diajak mantan Deputi Tim Transisi pemerintahan Jokowi, Hasto Kristiyanto naik lift untuk menuju ke lantai CC.
Sesampai di lantai yang dituju, politisi PDI Perjuangan itu mengajak wartawan untuk masuk ke salah satu ruangan dan di ruangan itu, kemungkinan ia akan menyelenggarakan konferensi pers lagi setelah sebelumnya konferensi pers di Jalan Cemara 19 (bekas posko Cemara), Menteng, Jakarta Pusat.
Belum diketahui, apa yang akan disampaikan oleh Hasto lagi.
Di Jalan Cemara 19 tadi, Hasto mengungkapkan bahwa memang ada pertemuan antara Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad dan sejumlah pimpinan partai politik, di antaranya PDI Perjuangan, untuk membahas soal calon wakil presiden pada Pemilu 2014. Saat itu, calon Presiden Joko Widodo masih mencari pasangan untuk maju ke pilpres. Hasto juga membenarkan bahwa saat itu ada inisiatif dari Samad dan tim suksesnya untuk menjadi calon wakil presiden.
Hasto juga mengatakan bahwa tulisan berjudul "Rumah Kaca Abraham Samad" di-posting di media sosial di salah satu portal berita yang mengungkapkan keinginan Samad untuk menjadi calon wakil presiden, benar.
Dalam konferensi pers itu, Hasto juga memperagakan Samad mengenakan masker dan topi hitam setiap kali mengikuti pertemuan.
Setelah konferensi pers di Jalan Cemara, para wartawan diajak Hasto ke Apartemen Capital. Ia akan menunjukkan sebuah ruangan di apartemen itu, dimana di ruangan itu dulu dijadikan tempat pertemuan Abraham dan sejumlah pimpinan partai politik pendukung Jokowi.
Hingga berita ini diturunkan, wartawan belum diajak masuk ke ruangan seperti yang telah dijanjikan oleh Hasto tadi.
Seperti diketahui, setelah Abraham Samad mengumumkan calon tunggal Kapolri pilihan Presiden Jokowi, Komisaris Jenderal Budi Gunawan, menjadi tersangka dugaan kasus tindak pidana korupsi, terjadi ketegangan luar biasa antara Istana, DPR, Polri, dan KPK.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah