Suara.com - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sama sekali tidak mengomentari penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto oleh Bareskrim Polri, di hari ulang tahunnya yang ke-68.
Hal itu disampaikan politisi senior PDIP Pramono Anung seusai menghadiri acara ulang tahun Megawati di kediaman Megawati Jalan Teuku Umar 27A, di Jakarta, Jumat malam.
"Sama sekali 'nggak'. Beliau sama sekali tidak komentar kalau soal itu," beber Pramono Anung.
Pramono mengatakan di hari jadinya yang ke-68 tahun, Megawati hanya menyampaikan pesan bahwa apa yang sedang dikerjakan harus diyakini.
Dia mengatakan bahwa Megawati merupakan orang yang sangat tenang dan selalu menghadapi segala sesuatunya dengan senyum.
"Termasuk saat-saat sekarang ketika kritik publik yang begitu luar biasa terkait PDIP," ujar Pramono.
Kritik publik itu, menurut dia, terkait tekanan-tekanan yang dihadapi PDIP sebagai partai pemenang pemilu, pemilik suara terbesar, dan pengusung presiden.
"Harapannya apa yang terjadi beberapa waktu belakangan ini bisa segera terselesaikan," papar dia.
Pada hari ini Bareskrim Polri melakukan penangkapan terhadap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, terkait kasus pilkada. Penangkapan itu dilakukan pasca-terjadinya peristiwa politik yang melibatkan sejumlah petinggi KPK-Polri, dan bertepatan dengan hari ulang tahun ke-68 Megawati Soekarnoputri. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi